*Milik Pemerintah Pusat
AIR KUTI - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Lubuklinggau, terkendala untuk menempatkan peralatan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Pasalnya sebagian gedung Balai Latihan Tenaga Kerja (BLK) merupakan aset pemerintah pusat tersebut ‘dikuasai’ Universitas Musi Rawas (Unmura).
Untuk itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe berharap kepada pihak Unmura tidak menempati bangunan tersebut. “Saya mohon dengan kerendahan hati kepada pihak Unmura dengan penuh keikhlasan tidak menempati bangunan BLK dan mencari bangunan lain. Sebab kita (Pemkot Lubuklinggau,red) sangat membutuhkannya untuk meletakkan sejumlah peralatan, untuk melatih tenaga kerja bantuan dari Kemenakertrans,” harapnya.
Terpisah, Kasubag Perlengkapan Rektorat Unmura, Hendra Pratomo mengatakan bahwa BLK rencananya akan digunakan oleh Unmura sebagai tempat belajar mengajar. Namun belum dilakukan karena memang saat ini masih menunggu proses permohonan yang diajukan ke Pemkab Mura dengan sistem sewa kelola. “Untuk menjaga gedung ini tetap terawat dengan baik, petugas kebersihan kita siapkan di bagian dalam maupun di luar ruangan,” ungkapnya.
Hendra Pratomo menegaskan nantinya jika hal tersebut sudah ada kesepakatan melalui Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Pemkab Mura, maka Unmura akan menempatinya, karena memang diprediksi pada tahun ajaran baru ini jumlah mahasiswa yang saat ini mencapai 1.200 orang di Fakultas Pertanian, Hukum, Teknik dan FISIP, akan bertambah lagi. “Tidak hanya itu saja, eks kantor lainnya juga akan kita tempati,” tegasnya.(09)
AIR KUTI - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Lubuklinggau, terkendala untuk menempatkan peralatan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Pasalnya sebagian gedung Balai Latihan Tenaga Kerja (BLK) merupakan aset pemerintah pusat tersebut ‘dikuasai’ Universitas Musi Rawas (Unmura).
Untuk itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe berharap kepada pihak Unmura tidak menempati bangunan tersebut. “Saya mohon dengan kerendahan hati kepada pihak Unmura dengan penuh keikhlasan tidak menempati bangunan BLK dan mencari bangunan lain. Sebab kita (Pemkot Lubuklinggau,red) sangat membutuhkannya untuk meletakkan sejumlah peralatan, untuk melatih tenaga kerja bantuan dari Kemenakertrans,” harapnya.
Terpisah, Kasubag Perlengkapan Rektorat Unmura, Hendra Pratomo mengatakan bahwa BLK rencananya akan digunakan oleh Unmura sebagai tempat belajar mengajar. Namun belum dilakukan karena memang saat ini masih menunggu proses permohonan yang diajukan ke Pemkab Mura dengan sistem sewa kelola. “Untuk menjaga gedung ini tetap terawat dengan baik, petugas kebersihan kita siapkan di bagian dalam maupun di luar ruangan,” ungkapnya.
Hendra Pratomo menegaskan nantinya jika hal tersebut sudah ada kesepakatan melalui Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Pemkab Mura, maka Unmura akan menempatinya, karena memang diprediksi pada tahun ajaran baru ini jumlah mahasiswa yang saat ini mencapai 1.200 orang di Fakultas Pertanian, Hukum, Teknik dan FISIP, akan bertambah lagi. “Tidak hanya itu saja, eks kantor lainnya juga akan kita tempati,” tegasnya.(09)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !