Saat Upacara Bendera
CURUP - Lingkungan SMK Negeri 1 Curup Timur di Kelurahan Duku Ulu, Senin pagi (25/8) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, gempar. Terjadi kesurupan massal dialami 50 siswa-siswi. Bahkan ada sejumlah guru juga mengalami hal serupa kesurupan.
Pihak sekolah terpaksa meliburkan dan memulangkan anak-anak didiknya terutama yang terkena kesurupan. Hingga berita ini naik cetak, belum diketahui persis penyebab peristiwa itu terjadi. Namun sejumlah masyarakat sekitar ramai menyaksikan kejadian langka tersebut.
Data berhasil dihimpun Linggau Pos, peristiwa bermula saat seluruh siswa-siswi dan guru melaksanakan upacara bendera yang biasa diadakan pada Senin.
Saat upacara berlangsung, salah satu peserta upacara tiba-tiba pingsan dan oleh siswa lainnya. Kemudian dibawa ke salah satu musala untuk istirahat.
Namun hal mengejutkan kembali terjadi. Saat beberapa orang siswa tengah berbaris mendadak histeris. Dan berteriak layaknya orang kesurupan.
Bahkan, peristiwa itu meluas hingga salah seorang guru perempuan mengalami hal sama.
Melihat kejadian itu, sejumlah perangkat agama dan desa serta wali murid dan warga sekitar memberikan pertolongan untuk membantu menyadarkan mereka.
Hingga akhirnya pihak sekolah mengambil kebijakan untuk meliburkan dan sebagian siswa mengalami kesurupan dibawa pulang orang tua. Serta sebagian diobati ke sejumlah warga.
Peristiwa kesurupan terjadi di SMK Negeri 1 Curup Timur bukan sekali ini terjadi, namun diketahui sudah beberapa kali. Korban kesurupan biasanya hanya satu sampai dua orang saja.
"Memang sudah beberapa kali terjadi, tapi tidak sebanyak ini," kata Kepala SMK Negeri 1 Curup Timur, Hartono.
Menurut informasi diperoleh, kesurupan terjadi disebabkan ada beberapa pohon ditebang pihak sekolah di sekitar sekolah.
"Kalau persisnya kami tidak tahu penyebabnya, namun ada yang ngomong ini karena ada batang besar di sekitar sekolah yang ditebang," jelasnya.
Masih menurut dia, kemungkinan harus ada perbaikan secara spiritual untuk keluarga besar sekolah ini. Agar terhindar dari peristiwa serupa.(10)
CURUP - Lingkungan SMK Negeri 1 Curup Timur di Kelurahan Duku Ulu, Senin pagi (25/8) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, gempar. Terjadi kesurupan massal dialami 50 siswa-siswi. Bahkan ada sejumlah guru juga mengalami hal serupa kesurupan.
Pihak sekolah terpaksa meliburkan dan memulangkan anak-anak didiknya terutama yang terkena kesurupan. Hingga berita ini naik cetak, belum diketahui persis penyebab peristiwa itu terjadi. Namun sejumlah masyarakat sekitar ramai menyaksikan kejadian langka tersebut.
Data berhasil dihimpun Linggau Pos, peristiwa bermula saat seluruh siswa-siswi dan guru melaksanakan upacara bendera yang biasa diadakan pada Senin.
Saat upacara berlangsung, salah satu peserta upacara tiba-tiba pingsan dan oleh siswa lainnya. Kemudian dibawa ke salah satu musala untuk istirahat.
Namun hal mengejutkan kembali terjadi. Saat beberapa orang siswa tengah berbaris mendadak histeris. Dan berteriak layaknya orang kesurupan.
Bahkan, peristiwa itu meluas hingga salah seorang guru perempuan mengalami hal sama.
Melihat kejadian itu, sejumlah perangkat agama dan desa serta wali murid dan warga sekitar memberikan pertolongan untuk membantu menyadarkan mereka.
Hingga akhirnya pihak sekolah mengambil kebijakan untuk meliburkan dan sebagian siswa mengalami kesurupan dibawa pulang orang tua. Serta sebagian diobati ke sejumlah warga.
Peristiwa kesurupan terjadi di SMK Negeri 1 Curup Timur bukan sekali ini terjadi, namun diketahui sudah beberapa kali. Korban kesurupan biasanya hanya satu sampai dua orang saja.
"Memang sudah beberapa kali terjadi, tapi tidak sebanyak ini," kata Kepala SMK Negeri 1 Curup Timur, Hartono.
Menurut informasi diperoleh, kesurupan terjadi disebabkan ada beberapa pohon ditebang pihak sekolah di sekitar sekolah.
"Kalau persisnya kami tidak tahu penyebabnya, namun ada yang ngomong ini karena ada batang besar di sekitar sekolah yang ditebang," jelasnya.
Masih menurut dia, kemungkinan harus ada perbaikan secara spiritual untuk keluarga besar sekolah ini. Agar terhindar dari peristiwa serupa.(10)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !