Stimulasi Balita Untuk Bicara - Linggau Pos | Jawa Pos Group
Berita Terbaru :
Home » » Stimulasi Balita Untuk Bicara

Stimulasi Balita Untuk Bicara

Diterbitkan Oleh Unknown pada Rabu, 22 Mei 2013 | 19.42

BATU URIP - Pada usia 12-14 bulan anak bisa belajar kata ketika objeknya dekat, dan bisa dia eksplorasi. Pada usia 14-15 bulan, anak bisa belajar kata meski bendanya jauh. Menginjak usia 1 tahun, balita mulai mengucapkan kata dengan intonasi yang berbeda  untuk menunjukkan apa yang dia maksud.

Dr Aditiawati, Spesialis Anak RSMH Palembang menjelaskan, saat usia 18 bulan, dia (balita) sudah bisa menggabungkan kata-kata untuk membentuk frase atau kalimat  sederhana. Dia menyerap bahasa dari sekelilingnya dan menabung perbendaharaan katanya. Dia juga akan belajar komunikasi interaksi dengan orangtua, pengasuh dan orang-orang terdekatnya.

Untuk itu, tambahnya, penting pada rentang usia ini memberi stimulasi agar balita lancar berbicara. Caranya coba bicara dalam bahasa yang baik dan benar. Anak belajar dari meniru sehingga dia perlu tahu bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, lakukan seperti kita biasa bicara, jangan  meniru gaya bicara anak kecil. Hal itu justru membuat dia bingung. Gunakan intonasi yang lembut. Ingat, hindari bicara kotor atau mengucapkan kata-kata makian karena semuanya akan terekam dalam memori anak.

Nah, berilah kesempatan berbicara. Anak yang baru belajar merangkai kalimat, butuh waktu lama untuk menyelesaikan perkataannya, ditambah ucapannya yang belum jelas. Anda harus sabar. Jangan memotong perkataannya karena akan mengecilkan hatinya, nanti dia enggan bicara lagi. Bila Anda tidak paham dengan perkataannya minta dia ulangi. Tunjukkan kalau Anda mendengarkannya.

Jangan ragu untuk mengoreksi ucapannya yang keliru. Bila batita Anda mengatakan, “cucu” untuk menyebut “susu”, respon ucapannya dengan mengucapkan kata tersebut atau kata lain dengan pengucapan yang benar.  Anda bisa melakukan penekanan dan pemanjangan ucapan untuk kata yang ingin dikoreksi. Misalnya, “Ini susu. Suuusssuu.” Ingat, koreksi dengan tidak menyalahkannya. Bila perlu, bantu dengan mengejanya. “Ini a..pel, apel!” Dengan mengeja, anak akan lebih mudah melafalkan kata.
Sejak dalam kandungan sekalipun, bunda disarankan mengajak anak ngobrol. Apa saja bisa jadi bahan obrolan. Misalnya, kegiatan sehari-hari atau kegiatan  yang sedang Anda berdua lakukan, serta makanan apa yang ia makan dan  bagaimana Anda mempersiapkannya. Usahakan bicara dalam kalimat yang pendek. Kalau reaksi anak hanya diam saja, bukan berarti dia tidak mendengarkan. Dia menyimpan kata-kata yang Anda ucapkan dalam ‘bank kata’ yang ada di otaknya.

Lebih mudah, ajak dia bernyanyi.  Nyanyikan lagu anak-anak yang riang, syairnya pendek dan berulang agar mudah diingat. Bahasanya juga sederhana agar mudah ditiru oleh si kecil.

Nah, agar lebih menarik maka bacakan buku cerita. Kegiatan ini bisa menambah perbendaharaan katanya. Tapi, ceritanya harus menarik! Mulai saja dari cerita yang sederhana, misalnya   tentang hal-hal yang ada di sekitarnya, seperti hewan peliharaan yang ada di rumah. Buku yang cocok untuk anak usia 1 tahun adalah buku dengan gambar  besar dan narasi kata yang tidak banyak, hanya fokus pada kata-kata dasar, termasuk bentuk, warna dan suara. Selingi cerita dengan bertanya pada anak mengenai cerita yang Anda bacakan.(07)


  • Tabel:
  • Waspada, Jika Pada Usia 12 Bulan Anak:   
  • -  Tidak tahu nama sendiri ketika dipanggil.
  • -  Sama sekali belum mengoceh (babbling) seperti ingin berbicara dengan Anda.
  • -  Tidak bisa merangkai kalimat yang terdiri dari dua kata.
  • -  Tidak bisa melakukan perintah sederhana.
  • Berapa kata?
  • -  Usia 12 bulan sudah mengerti 50 kata.
  • -  Usia 15 bulan sudah mengerti 120 kata.
  • -  Usia 16 bulan sudah mengerti 170 kata.
  • -  Usia 18 bulan sudah mengerti 200 kata.

Share this article :

0 komentar:

Tulis komentar anda

Tell us what you're thinking... !

Sedang Membaca

PEMBACA SETIA

 
Linggau Pos Jl. Jend. SudirmanNo. 89Kel. Batu Urip Taba
Kontak Person (0733) 322349
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group | Media Online Wong Sumatera
Hak Cipta MurahNian Oleh : Edi Design