DEMPO - Tindak kriminalitas di Kota Lubuklinggau kian marak. Pasalnya selama 4 bulan Januari-April 2013, sedikitnya ada 19 kasus pencurian disertai kekerasan (curas), 27 kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan 19 kasus penjambretan.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Chaidir menjelaskan beberapa waktu kebelakang pihaknya sering mendapat laporan tentang kriminalitas.
"Dilihat dari situ, memang angka kriminalitas di Lubuklinggau ini meningkat. Namun kami langsung meningkatkan patroli dan hasilnya kini kembali menurun, meskipun masih terjadi kejahatan,” jelas Chaidir kepada Linggau Pos, Selasa (28/5).
Dia menambahkan meningkatnya kriminalitas bisa terjadi karena banyak faktor. Salah satu faktornya ekonomi masyarakat yang sedang merosot, khususnya untuk Lubuklinggau dan Musi Rawas.
Selain itu, di wilayah Musi Rawas bagian Utara yang kondisinya masih belum stabil dan dalam rangka pemilihan Gubernur, maka kondisi tersebut bisa saja dimanfaatkan para pelaku kriminalitas.
“Kemudian sudah aktifnya Polres Kabupaten Empat Lawang yang membuat para pelaku kriminal mencari pelarian ke wilayah lain untuk melancarkan aksinya," kata Chaidir.
Selain keempat faktor itu, kekurangan personel setelah beberapa anggota dipindahkan ke Polres Musi Rawas, menjadi salah satu kurangnya pihak Polres Lubuklinggau untuk melakukan patroli. Namun pihaknya sudah mengajukan ke Polda Sumatera Selatan untuk penambahan kembali personel.
“Selain meningkatkan patroli, kami juga akan menggencarkan razia untuk menekan angka kriminalitas ini,” paparnya.
Meskipun begitu, pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku kejahatan yang sering beraksi di Lubuklinggau. Kini pihak Polres Lubuklinggau sedang melakukan pengejaran pada para pelaku ini. “Saya sudah memerintahkan pada para anggotanya untuk menindak tegas para pelaku, jika memang membahayakan masyarakat atau pun petugas maka pelaku harus dilumpuhkan,” tegas Chaidir.
Pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk selalu berhati-hati pada saat mengambil uang di bank dan membawa barang-barang berharga, sebab itu akan memancing para pelaku kriminal untuk melakukan aksinya.
Di lain tempat, Aw, salah seorang warga Lubuklinggau mengaku khawatir dengan aksi kejahatan sekarang ini. Penyebabnya tidak lain maraknya kasus kriminalitas. “Saya berharap agar polisi dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Saya yakin pak polisi dapat menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya, kemarin. (06)
Tindak Kejahatan di Kota Lubuklinggau selama 4 Bulan Terakhir:
- Curas : 19 kasus
- Curat : 27 kasus
- Jambret : 19 kasus
*Sumber : Arsip Linggau Pos
Faktor Meningkatnya Kriminalitas :
- Ekonomi masyarakat yang sedang merosot, khususnya untuk Lubuklinggau dan Musi Rawas.
- Kondisi daerah masih belum stabil menjelang pemilihan umum Gubernur Sumsel, maka dimanfaatkan pelaku kriminalitas.
- Aktifnya Mapolres Kabupaten Empat Lawang membuat para pelaku kriminal mencari pelarian ke wilayah lain untuk melancarkan aksinya, salah satunya Kota Lubuklinggau.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Chaidir menjelaskan beberapa waktu kebelakang pihaknya sering mendapat laporan tentang kriminalitas.
"Dilihat dari situ, memang angka kriminalitas di Lubuklinggau ini meningkat. Namun kami langsung meningkatkan patroli dan hasilnya kini kembali menurun, meskipun masih terjadi kejahatan,” jelas Chaidir kepada Linggau Pos, Selasa (28/5).
Dia menambahkan meningkatnya kriminalitas bisa terjadi karena banyak faktor. Salah satu faktornya ekonomi masyarakat yang sedang merosot, khususnya untuk Lubuklinggau dan Musi Rawas.
Selain itu, di wilayah Musi Rawas bagian Utara yang kondisinya masih belum stabil dan dalam rangka pemilihan Gubernur, maka kondisi tersebut bisa saja dimanfaatkan para pelaku kriminalitas.
“Kemudian sudah aktifnya Polres Kabupaten Empat Lawang yang membuat para pelaku kriminal mencari pelarian ke wilayah lain untuk melancarkan aksinya," kata Chaidir.
Selain keempat faktor itu, kekurangan personel setelah beberapa anggota dipindahkan ke Polres Musi Rawas, menjadi salah satu kurangnya pihak Polres Lubuklinggau untuk melakukan patroli. Namun pihaknya sudah mengajukan ke Polda Sumatera Selatan untuk penambahan kembali personel.
“Selain meningkatkan patroli, kami juga akan menggencarkan razia untuk menekan angka kriminalitas ini,” paparnya.
Meskipun begitu, pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku kejahatan yang sering beraksi di Lubuklinggau. Kini pihak Polres Lubuklinggau sedang melakukan pengejaran pada para pelaku ini. “Saya sudah memerintahkan pada para anggotanya untuk menindak tegas para pelaku, jika memang membahayakan masyarakat atau pun petugas maka pelaku harus dilumpuhkan,” tegas Chaidir.
Pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk selalu berhati-hati pada saat mengambil uang di bank dan membawa barang-barang berharga, sebab itu akan memancing para pelaku kriminal untuk melakukan aksinya.
Di lain tempat, Aw, salah seorang warga Lubuklinggau mengaku khawatir dengan aksi kejahatan sekarang ini. Penyebabnya tidak lain maraknya kasus kriminalitas. “Saya berharap agar polisi dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Saya yakin pak polisi dapat menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya, kemarin. (06)
Tindak Kejahatan di Kota Lubuklinggau selama 4 Bulan Terakhir:
- Curas : 19 kasus
- Curat : 27 kasus
- Jambret : 19 kasus
*Sumber : Arsip Linggau Pos
Faktor Meningkatnya Kriminalitas :
- Ekonomi masyarakat yang sedang merosot, khususnya untuk Lubuklinggau dan Musi Rawas.
- Kondisi daerah masih belum stabil menjelang pemilihan umum Gubernur Sumsel, maka dimanfaatkan pelaku kriminalitas.
- Aktifnya Mapolres Kabupaten Empat Lawang membuat para pelaku kriminal mencari pelarian ke wilayah lain untuk melancarkan aksinya, salah satunya Kota Lubuklinggau.


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !