Limbah Pabrik Remiling Resahkan Masyarakat - Linggau Pos | Jawa Pos Group
Berita Terbaru :
Home » » Limbah Pabrik Remiling Resahkan Masyarakat

Limbah Pabrik Remiling Resahkan Masyarakat

Diterbitkan Oleh Unknown pada Rabu, 26 Juni 2013 | 19.53


*Dibuang Pada Malam Hari

MUARA BELITI - Masyarakat Desa Remayu, Kecamatan Muara Beliti, terus mempersoalkan bau menyengat dari pabrik remiling di tempat tinggal mereka. Mereka mempersoalkan sistem pembuangan limbah karet ke dalam sungai Kelingi secara langsung pada malam hari sehingga mencemari sungai.

Kailani, salah seorang warga yang sengaja menghubungi Linggau Pos, mengatakan bahwa pembuangan limbah karet ke sungai itu membuat banyak lintah di dalam sungai. “Di sana juga banyak lalat menyerang ke rumah warga setelah adanya pembuangan limbah karet ke sungai. Kami sangat resah dengan bau menyengat hidung hingga menyesakkan pernafasan,” jelas Kailani melalui ponselnya, Rabu (25/6).

Menurut dia, persoalan ini sudah disampaikan kepada ketua RT maupun Kades, tetapi belum ada tanggapan. Sehingga mereka pun menginginkan agar pihak perusahaan remiling memerhatikan keadaan masyarakat.

Ia juga mendapatkan temuan jika pihak perusahaan remiling ini membuang limbah karet melalui pipa tersembunyi di dalam sungai Kelingi pada malam hari. Sehingga masyarakat setempat merasa sangat terganggu.

Sebelumnya, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) telah menurunkan tim ke lapangan mengecek keberadaan PT Bumi Beliti Abadi (BBA). Hasilnya tim tidak menemukan indikasi bau limbah mengganggu itu meresahkan masyarakat karena sudah ada pengelolaan dari pihak perusahaan. Di mana instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) perusahaan karet itu sudah memenuhi standar dan tidak ada yang salah dalam operasionalnya.

    Hal ini dipertegas oleh Kepala BLHD Kabupaten Mura, Amrulah kepada Linggau Pos, baru-baru ini. “Dari hasil pengecekan petugas di lapangan tidak ada masalah dengan perusahaan remiling yang sebelumnya sempat dikeluhkan masyarakat. Pengelolaan limbah ada serta IPAL juga ada hingga tidak menjadi masalah bagi perusahaan remiling itu,” ungkap Amrulah. Ia meneruskan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas dari perusahaan pengolahan karet tersebut agar jangan sampai terus dikeluhkan masyarakat.(12) 
Share this article :

0 komentar:

Tulis komentar anda

Tell us what you're thinking... !

Sedang Membaca

PEMBACA SETIA

 
Linggau Pos Jl. Jend. SudirmanNo. 89Kel. Batu Urip Taba
Kontak Person (0733) 322349
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group | Media Online Wong Sumatera
Hak Cipta MurahNian Oleh : Edi Design