LUBUK TANJUNG - PT Pertamina mewajibkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlogo Pasti Pas untuk buka 24 jam, namun tidak diseimbangi dengan penyuplaian tepat waktu. Hal ini seperti terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Lubuklinggau, yang berhenti aktivitas karena suplai BBM dari PT Pertamina yang lamban.
Hal ini berdampak kepada masyarakat yang ingin membeli BBM di SPBU tersebut. Seperti diungkapkan oleh Supri (51), salah seorang pengendara sepeda motor ini berniat membeli Premium di SPBU tersebut namun niat itu diurungkan setelah melihat SPBU itu tutup. "SPBU nya saja sudah tutup, namun katanya masih menunggu suplai dari Pertamina," kata Supri.
Ditambahkan Supri ia berkali-kali datang SPBU ini, namun kiriman minyak dari PT Pertamina Depot Lubuklinggau juga belum tiba. "Sudah ke dua kalinya, tapi masih belum datang juga minyaknya. Mau antre ke SPBU lain jauh," ungkap Supri.
Sebelumnya Sales Referenstatif (SR) PT Pertamina areal Kota Lubuklinggau - Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hariadi mengaku bahwa setiap SPBU Pasti Pas wajib buka 24 jam. Bahkan Ia menjamin stok masih banyak dan tergantung pesanan dari masing-masing SPBU. Namun kenyataan dilapangan PT Pertamina masih belum mampu untuk menyuplai tepat waktu, sehingga kegiatan di SPBU tidak terstop karena menunggu suplai lanjutan.
Saat dihubungi via teleponnya untuk mengonfirmasi lebih lanjut, tidak ada jawaban dari Hariadi. Bahkan telah dihubungi berkali-kali.(05)



0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !