LUBUKLINGGAU - Menurut Koordinator Gerakan Sumpah Undang-Undang (GSUU), Herman Sawiran, bangun baru gedung DPRD Kota Lubuklinggau belum mendesak. Menurutnya untuk apa membangun gedung yang megah tapi infrastruktur dasar masyarakat belum terpenuhi.
“Selesaikan dulu infrastruktur dasar masyarakat seperti jalan, fasilitas kesehatan dan pendidikan barulah membangun gedung baru DPRD,” tegas Herman Sawiran kepada Linggau Pos, Jumat (5/7).
Kendati demikian Herman Sawiran mengakui bahwa gedung DPRD saat ini tidak refresentatif karena keterbatasan lahan dan ruangan. “Namun itu masih sangat layak untuk ditempati. Jadilah dulu gedung yang ada saat ini karena masih banyak jalan-jalan rusak, sarana pendidikan dan kesehatan belum maksimal. Jadi tingkatkan dulu pelayanan kepada masyarakat,” akunya.
Herman Sawiran juga tidak menampik bahwa gedung DPRD merupakan icon daerah. “Tapi untuk apa punya icon yang megah kalau kepentingan masyarakat umum dan infrastruktur dasar masyarakat masih minim. “Lihatlah masih banyak jalan-jalan di pusat Kota Lubuklinggau yang berlubang. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan. Sebab sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan yang berlubang,” ucapnya.
Herman Sawiran berharap anggota DPRD Kota Lubuklinggau, masa bakti 2009-2014 harus berpikir objektif. “Nanti dulu bangun gedung baru. Soal bangun baru gedung DPRD itu biarlah menjadi urusan anggota DPRD periode berikutnya (2014-2019) untuk membahasnya, karena anggota DPRD yang ada saat ini masa jabatannya segera berakhir. Jadi tidak usahlah mengurusi soal gedung baru, fokus saja untuk menyelesaikan dan melakukan pengawasan terhadap program-program yang sedang berlangsung saat ini. Selesaikan dulu tugas-tugas tugas itu,” pintanya.
Ditempat lain, Ketua Forum Pemuda Kota Lubuklinggau (FORMULA), Romadon Taufik berpendapat bangun gedung baru DPRD belum mendesak, kendatipun gedung DPRD Kota Lubuklinggau yang ada saat ini tidak representatif. “Boleh bangun gedung baru, kalau pembangunan infrastruktur dasar masyarakat sudah terpenuhi. Tapi saat ini masih banyak persoalan infrastruktur dasar masyarakat yang belum selesai,” tegasnya.
Romadon Taufik, berharap kepada pemerintah baik eksekutif dan legislatif untuk dapat menunda rencana membangun gedung baru DPRD. “Kita berharap ditunda dulu, mungkin dua atau tiga tahun ke depan, setelah pembanguan infrastruktur dasar masyarakat selesai,” pungasnya. (01)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !