RAWAS ILIR - Akibat banjir terjadi beberapa hari terakhir membuat jalan dari Kecamatan Rawas Ilir menuju Kecamatan Karang Dapo lumpuh total. Jalan itu tidak dapat dilalui kendaraan bermotor karena tergenang air dengan ketinggian diatas 1 meter.
Pantauan Linggau pos di lapangan, Jumat (17/1), volume air Sungai Rawas telah turun saat ini akses jalan terendam banjir di hulu dan hilir Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir telah dapat dilalui motor dan mobil.
Sementara banjir masih terjadi menenggelamkan jalan Desa Beringin Makmur I dan Kelurahan Bingin Teluk. Ketinggian air di dalam desa masih cukup tinggi sehingga belum dapat dilalui motor.
Nah, apabila banjir berangsur-angsur surut, tidak menutup kemungkinan besok (hari ini, red) jalan di dalam desa sudah dapat dilalui kendaraan bermotor. Beberapa warga yang rumahnya terendam banjir telah melakukan bersih-bersih.
Juherman, sopir travel Bingin Teluk-Lubuklinggau membenarkan di Desa Mandi Angin telah dapat dilalui motor. Sebelumnya hingga Kamis (16/1) jalan di sana belum bisa dilalui kendaraan bermotor.
“Kami berharap pada pemerintah dapat melakukan peningkatan atau penimbunan akses jalan yang masi mudah terendam banjir, karena ada beberapa titik jalan yang mudah terendam banjir. Yaitu di kebun jangung, sungai Limau Hilir Desa Mandi Angin, kemudian di hulu Desa Mandi Angin,” jelasnya.
Sementara di Kecamatan Karang Dapo mudah terendam banjir tepatnya di simpang tiga Kelurahan Karang Dapo atau seputar bekas Mapolsek Karang Dapo yang lama, dan di hulu Desa Rantau Kadam.(08)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !