KARYA BAKTI - Camat Lubuklinggau Timur II, AH Ritonga mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dengan cara menjaga kebersihan lingkungan masih minim. Terbukti di beberapa wilayah kerjanya seperti di Kelurahan Jawa Kanan SS dan Karya Bakti masih terlihat tumpukan sampah disembarang tempat, padahal lokasi tersebut bukan tempat penampungan sampah (TPS).
“Tidak hanya di kedua daerah itu saja, tujuh kelurahan lainnya di Kecamatan Lubuklinggau Timur II juga masih belum menjaga kebersihan,” ungkap Camat Lubuklinggau timur II, AH Ritonga, kepada wartawan, Rabu (15/1).
Untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar dapat hidup sehat, selain melakukan sosialisasi melalui pihak pemerintah kelurahan dan ketua RT, Ritonga mengungkapkan, pihaknya juga merangkul PNPM BKM kelurahan dalam menggalakan kebersihan tersebut.
“Kita sudah pasang spanduk untuk tidak membuang sampah di sungai, drainase dan tempat lainnya namun spanduk tersebut hilang dan masyarakat kembali membuang sampah disembarang tempat, langkah serupa akan kita lakukan namun kita rangkul pihak PNPM BKM tingkat kelurahan untuk turut andil menggalakan kebersihan bersama pemerintah kecamatan untuk dapat membuat TPS di wilayah-wilayah yang memerlukan fasilitas itu,” imbuhnya.
Pantauan Linggau Pos, di lapangan lantaran tidak memiliki TPS masyarakat yang tinggal di Kelurahan Jawa Kanan SS tepatnya di sekitar depot PT Pertamina, membuang sampah sembarangan di samping perusahaan BUMN itu, dampaknya tumpukan sampah menggunung dan menyebabkan saluran drainase menuju ke Sungai Kelingi tersumbat.(09)
“Tidak hanya di kedua daerah itu saja, tujuh kelurahan lainnya di Kecamatan Lubuklinggau Timur II juga masih belum menjaga kebersihan,” ungkap Camat Lubuklinggau timur II, AH Ritonga, kepada wartawan, Rabu (15/1).
Untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar dapat hidup sehat, selain melakukan sosialisasi melalui pihak pemerintah kelurahan dan ketua RT, Ritonga mengungkapkan, pihaknya juga merangkul PNPM BKM kelurahan dalam menggalakan kebersihan tersebut.
“Kita sudah pasang spanduk untuk tidak membuang sampah di sungai, drainase dan tempat lainnya namun spanduk tersebut hilang dan masyarakat kembali membuang sampah disembarang tempat, langkah serupa akan kita lakukan namun kita rangkul pihak PNPM BKM tingkat kelurahan untuk turut andil menggalakan kebersihan bersama pemerintah kecamatan untuk dapat membuat TPS di wilayah-wilayah yang memerlukan fasilitas itu,” imbuhnya.
Pantauan Linggau Pos, di lapangan lantaran tidak memiliki TPS masyarakat yang tinggal di Kelurahan Jawa Kanan SS tepatnya di sekitar depot PT Pertamina, membuang sampah sembarangan di samping perusahaan BUMN itu, dampaknya tumpukan sampah menggunung dan menyebabkan saluran drainase menuju ke Sungai Kelingi tersumbat.(09)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !