CURUP- Sejumlah anggota KPU Kabupaten Rejang Lebong mulai kemarin (Senin,20/1) sudah sibuk memeriksa logistik menjelang pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) di kantor KPU.
Salah satunya mengecek kotak dan bilik suara akan digunakan untuk pencoblosan pemilihan anggota legislatif pada April 2014. Pantauan di kantor KPU, sejumlah petugas tampak menyusun,
membersihkan kotak dan bilik suara yang berjumlah ratusan hingga ribuan buah.
Kemudian memeriksa kerusakan agar segera bisa dilaporkan dan bisa diganti dengan yang baru ke tingkat provinsi agar nantinya bisa digunakan pada Pileg yang hanya 79 hari lagi.
Sementara itu untuk pelaksanaan pendistribusian logistik pemilu berupa kotak suara, bilik suara, paku dan kertas suara serta bantalan akan dilakukan minimal H-5 menjelang pelaksanaan pencoblosan.
"H-5 pelaksanaan pencoblosan semua logistik pemilu mulai disalurkan, hingga pada saat pencoblosan tidak akan ada lagi TPS yang masih bermasalah dengan Logistik," kata Komisioner KPU Kabupaten Rejang Lebong, Mansuruddin Senin (20/1).
Dijelaskan Mansur, jumlah kotak dan bilik suara yang akan disalurkan ke masing-masing TPS yakni 2.216 Kotak Suara dan 2.216 Untuk bilik suara yang akan disebar di 554 TPS.
Kemudian, katanya, untuk masing-masing TPS ada 4 kotak suara dan 4 bilik suara."Khusus untuk Lapas akan ditempatkan 1 TPS mengingat tidak memungkinkan para pemilih yang ada di TPS dimobilisasi ke TPS yang ada di Kelurahan Adi Rejo Curup," katanya.
Namun, tambahnya, 1 TPS di Lapas bukan TPS Khusus, TPS tersebut tetap masuk dalam TPS wilayah Kelurahan Adi Rejo, sebab tidak mungkin pemilih di Lapas yang keluar saat pencoblosan berlangsung.
"Untuk di RSUD Curup tidak ada TPS hanya petugas KPPS yang mendatangi pasien di RSUD untuk menggunakan hak suara mereka, KPPS yang bertugas nanti KPPS di Kelurahan Dwi Tunggal," paparnya.(11)
Salah satunya mengecek kotak dan bilik suara akan digunakan untuk pencoblosan pemilihan anggota legislatif pada April 2014. Pantauan di kantor KPU, sejumlah petugas tampak menyusun,
membersihkan kotak dan bilik suara yang berjumlah ratusan hingga ribuan buah.
Kemudian memeriksa kerusakan agar segera bisa dilaporkan dan bisa diganti dengan yang baru ke tingkat provinsi agar nantinya bisa digunakan pada Pileg yang hanya 79 hari lagi.
Sementara itu untuk pelaksanaan pendistribusian logistik pemilu berupa kotak suara, bilik suara, paku dan kertas suara serta bantalan akan dilakukan minimal H-5 menjelang pelaksanaan pencoblosan.
"H-5 pelaksanaan pencoblosan semua logistik pemilu mulai disalurkan, hingga pada saat pencoblosan tidak akan ada lagi TPS yang masih bermasalah dengan Logistik," kata Komisioner KPU Kabupaten Rejang Lebong, Mansuruddin Senin (20/1).
Dijelaskan Mansur, jumlah kotak dan bilik suara yang akan disalurkan ke masing-masing TPS yakni 2.216 Kotak Suara dan 2.216 Untuk bilik suara yang akan disebar di 554 TPS.
Kemudian, katanya, untuk masing-masing TPS ada 4 kotak suara dan 4 bilik suara."Khusus untuk Lapas akan ditempatkan 1 TPS mengingat tidak memungkinkan para pemilih yang ada di TPS dimobilisasi ke TPS yang ada di Kelurahan Adi Rejo Curup," katanya.
Namun, tambahnya, 1 TPS di Lapas bukan TPS Khusus, TPS tersebut tetap masuk dalam TPS wilayah Kelurahan Adi Rejo, sebab tidak mungkin pemilih di Lapas yang keluar saat pencoblosan berlangsung.
"Untuk di RSUD Curup tidak ada TPS hanya petugas KPPS yang mendatangi pasien di RSUD untuk menggunakan hak suara mereka, KPPS yang bertugas nanti KPPS di Kelurahan Dwi Tunggal," paparnya.(11)



0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !