*Sempat berikan Isyarat 40 hari sebelum meninggal
PUNCAK KEMUNING - Kecelakaan lalulintas yang menyebabkan korbannya meninggal dunia kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lubuklinggau. Kali ini terjadi antara sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi BG 1787 NT dikendarai Taslim Aziz Syamsul (25) warga Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara, dengan mobil Toyota Kijang Innova warna hitam dengan nomor polisi BG 1787 NT yang dikendarai Ivan Surya (42) warga Jalan Kolonel H Burlian Kelurahan Ilir Barat II, Kota Palembang.
Kapolres Lubuklinggau didampingi Kasat Lantas, AKP Yoghi Hadisetawan melalui Kanit Laka, Ipda Abdul Rosyid ketika dikonfirmasi Linggau Pos, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan korbannya Taslim (25) mahasiswa semester akhir Universitas Musi Rawas (Unmura) tewas.
Kecelakaan tersebut terjadi Rabu (08/01) sekitar pukul 09.15 WIB, di Jalan Jendral Ahmad Yani Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
Berawal saat mobil Toyota Kijang Innova yang dikendarai Ivan Surya (42) datang dari arah simpang RCA hendak menuju ke salah satu gudang yang berada di dekat rumah makan Simpang Raya.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil tersebut hendak berbelok arah menuju gudang tersebut, sepeda motor Kawasaki Ninja dengan kecepatan tinggi langsung menghantam bodi samping kanan mobil hingga penyok, dalam seketika pengendara sepeda motor langsung terpental ke aspal dengan bersimbah darah akibat menghantam bodi mobil.
Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan tersebut langsung berhamburan keluar guna mengetahui dan memberikan pertolongan kepada para korban yang terlibat kecelakaan dan salah seorang warga langsung menghubungi anggota Lakalantas guna memberitahukan adanya kecelakaan tersebut.
"Jadi menurut keterangan sementara bahwa mobil Toyota Kijang Innova ini hendak menyeberang. Nah, ketika menyeberang ke arah kanan datang sepeda motor korban dengan kecepatan tinggi langsung menabrak bagian kanan depan mobil Toyota Kijang Innova yang hendak menyeberang, tetapi kami masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Kanit Laka Ipda Rasyid.
Setelah dilarikan ke Rumah Sakit Dr Sobirin dan dirawat serta diberikan pertolongan selama enam jam di Unit Gawat Darurat, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Dr Sobirin. Sehingga suasana isak tangis menyelimuti kematian mahasiswa ini.
"Korban ini akibat mengalami patah tulang paha kanan, robek pada jari jempol kaki dan sempat diberikan pertolongan selama enam jam sejak pukul 09.0 WIB hingga pukul 15.00 WIB tetapi tuhan berkata lain nyawa korban tak bisa terselamatkan" ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah mengamankan sopir mobil Toyota Kijang Innova dan kedua kendaraan yang terlibat tabrakan serta pihak anggota kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan.
"Jadi menurut keterangan sementara bahwa mobil Toyota Kijang Innova ini hendak menyeberang. Nah, ketika menyeberang ke kanan datang sepeda motor korban dengan kecepatan tinggi langsung menabrak bagian kanan depan mobil Toyota Kijang Innova yang hendak menyeberang, tetapi kami masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Kanit Laka Ipda Rasyid.
Sementara itu, hasil pantauan Linggau pos di lapangan terlihat di jejaring sosial korban sempat memberikan isyarat kepada temannya jika akan meninggalkan dunia ini. Adapun percakapan yang berhasil dihimpun Linggau pos antara taslim dan rekannya pada tanggal Delapan Desember adalah A; Lah siap kau balek ketanah lim ? Taslim : iyo siap dak siap harus siap kalau memang sudah waktunya dan kata-kata yang pernah ditulis di Facebook pria kelahiran 10 Oktober ini adalah," Ketika aku tak mampu lagi menahan rasa ini aku cuma dua permintaan yaitu kembalikan dia kepadaku atau kembalikan saja diriku kepada asalku.(02)



0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !