LUBUKLINGGAU - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau, sudah menyampaikan nama petugas Panwaslu ditugaskan di Gakkumdu (Gabungan Penegakan Hukum Terpadu) ke Polres Lubuklinggau.
“Kita sudah menyampaikan nama petugas kita ditugaskan di Gakkumdu ke Polres Lubuklinggau,” kata Melli Zukri kepada Linggau Pos, Kamis (16/1).
Ditambahkan Melli Zukri, petugas dari Panwaslu yang ditugaskan di Gakkumdu terdiri dari 3 anggota Panwaslu yaitu diketuai Ahmad Amin, Melli Zukri, Erma Suryani dan dibantu dua staf sekretariat Panwaslu yakni Nova Raviyanti dan Sarbini.
“Untuk nama petugas dari Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) kita belum tahu karena data tersebut disampaikan ke Polres selaku koordinator Gakkumdu,” tambahnya.
Menurut Melli Zukri untuk pelaksanaan Gakkumdu di daerah tidak dilakukan peluncuran maupun penandatanganan kesepakatan antar instansi. Sebab kesepakatan dan peluncuran Gakkumdu dilakukan secara nasional di Jakarta oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
“Kita tidak ada acara launching maupun penandatanganan kesepakatan karena sudah dilakukan secara nasional, di daerah tinggal meneruskan saja,” jelasnya.
Mengenai data jumlah relawan pengawas pemilu, Melli Zukri mengaku belum mendatakan laporan dari organisasi yang melakukan perekrutan dalam hal ini Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
“Kita belum mendapatkan laporan lanjutan. Data awal yang kita ketahui sudah ada 100 yang mendaftar jadi relawan pengawas pemilu,” ungkapnya. (07)
“Kita sudah menyampaikan nama petugas kita ditugaskan di Gakkumdu ke Polres Lubuklinggau,” kata Melli Zukri kepada Linggau Pos, Kamis (16/1).
Ditambahkan Melli Zukri, petugas dari Panwaslu yang ditugaskan di Gakkumdu terdiri dari 3 anggota Panwaslu yaitu diketuai Ahmad Amin, Melli Zukri, Erma Suryani dan dibantu dua staf sekretariat Panwaslu yakni Nova Raviyanti dan Sarbini.
“Untuk nama petugas dari Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) kita belum tahu karena data tersebut disampaikan ke Polres selaku koordinator Gakkumdu,” tambahnya.
Menurut Melli Zukri untuk pelaksanaan Gakkumdu di daerah tidak dilakukan peluncuran maupun penandatanganan kesepakatan antar instansi. Sebab kesepakatan dan peluncuran Gakkumdu dilakukan secara nasional di Jakarta oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
“Kita tidak ada acara launching maupun penandatanganan kesepakatan karena sudah dilakukan secara nasional, di daerah tinggal meneruskan saja,” jelasnya.
Mengenai data jumlah relawan pengawas pemilu, Melli Zukri mengaku belum mendatakan laporan dari organisasi yang melakukan perekrutan dalam hal ini Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
“Kita belum mendapatkan laporan lanjutan. Data awal yang kita ketahui sudah ada 100 yang mendaftar jadi relawan pengawas pemilu,” ungkapnya. (07)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !