Peserta UN SMA/MA dan SMK Musi Rawas
SMA Jurusan IPA 1.424 Orang
SMA Jurusan IPS 1.390 Orang
SMK 452 Orang
MA 700 orang
Sumber : Dinas Pendidikan Musi Rawas
-----------------------------------------
3.966 Siswa Siap Ikuti UN 2014
MUSI RAWAS – April 2014 mendatang, ada 3.966 siswa-siswi kelas XII SMA/MA dan SMK yang siap mengikuti Ujian Nasional (UN).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)Kabupaten Musi Rawas (Mura), Jemain melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Kadikmenti), A Bastari menjelaskan, jumlah ini sesuai dengan data yang disampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sedangkan data clear–nya satu bulan jelang UN.
“Biasanya masih banyak yang tiba-tiba keluar, atau pindah sekolah. Jadi ini data awal. Bisa saja, menjelang UN nanti berubah,” jelas Bastari.
Ia mengungkapkan, dari total siswa itu, terdiri dari 1.424 siswa-siswi jurusan IPA, 1.390 jurusan IPS, 452 dari SMK dan 700 orang dari pelajar.
UN mulai dilaksanakan pada 14 April. UN bakal digelar usai pemilihan umum (Pemilu) Calon Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014. Pelaksanaan ujian akan dimulai dengan UN pada tingkat SMA/SMK/MA dan SMALB pada Senin, 14 April 2014. Kemudian disusul UN SMP/MTs dan SMPLB pada 5 Mei 2014
UN tahun 2014 yang akan dilaksanakan April mendatang gratis. Bukan hanya itu, segala kegiatan yang menyangkut persiapan UN, seperti pemberian belajar tambahan bagi siswa kelas IX atau XII juga tak dikenakan biaya.
Demikian ditegaskan A Bastari kepada Linggau Pos, Senin (6/1). Ia mengantisipasi, jangan sampai orang tua tiba-tiba merasa terbebani lantaran putra-putri meminta biaya untuk persiapan UN dan lain sebagainya.
Pasalnya, segala kelengkapan persiapan hingga penyelenggaraan UN 2014 dibebankan pada APBD. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir.
“Orang tua cukup memotivasi dan mengawasi putra-putrinya yang akan mengikuti UN 2014 mendatang,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, mengenai antisipasi keterlambatan distribusi soal UN seperti 2013 lalu, Bastari menuturkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah berkoordinasi dengan pihak percetakan sudah siap sepenuhnya untuk melakukan pencetakan.
Meski kebanyakan dari percetakan yang digunakan untuk mencetak soal UN juga melakukan pencetakan surat suara pemilu. Selain itu, Kemendikbud juga menjamin bahwa pihak percetakan akan menjaga rahasia keakuratan soal untuk tidak bocor.
Sementara untuk percetakan yang bermasalah pada penyelenggaraan UN tahun 2013, Kemendikbud telah memasukkan mereka ke daftar blacklist Kemendikbud.
Untuk pelaksanaan UN 2014 ini, Bastari yakin berjalan lancar tanpa adanya keterlambatan seperti sebelumnya. Pasalnya, pencetakan soal akan dilakukan sejak awal atau minimal tiga minggu sebelum pelaksanaan. Menurut dia, pencetakan dapat dilakukan lebih cepat dari tahun ini karena biaya yang dibebankan bisa terlebih dahulu ditanggung pihak kementerian tanpa harus menunggu pembahasan panjang di Kementerian Keuangan. (10)
SMA Jurusan IPA 1.424 Orang
SMA Jurusan IPS 1.390 Orang
SMK 452 Orang
MA 700 orang
Sumber : Dinas Pendidikan Musi Rawas
-----------------------------------------
3.966 Siswa Siap Ikuti UN 2014
MUSI RAWAS – April 2014 mendatang, ada 3.966 siswa-siswi kelas XII SMA/MA dan SMK yang siap mengikuti Ujian Nasional (UN).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)Kabupaten Musi Rawas (Mura), Jemain melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Kadikmenti), A Bastari menjelaskan, jumlah ini sesuai dengan data yang disampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sedangkan data clear–nya satu bulan jelang UN.
“Biasanya masih banyak yang tiba-tiba keluar, atau pindah sekolah. Jadi ini data awal. Bisa saja, menjelang UN nanti berubah,” jelas Bastari.
Ia mengungkapkan, dari total siswa itu, terdiri dari 1.424 siswa-siswi jurusan IPA, 1.390 jurusan IPS, 452 dari SMK dan 700 orang dari pelajar.
UN mulai dilaksanakan pada 14 April. UN bakal digelar usai pemilihan umum (Pemilu) Calon Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014. Pelaksanaan ujian akan dimulai dengan UN pada tingkat SMA/SMK/MA dan SMALB pada Senin, 14 April 2014. Kemudian disusul UN SMP/MTs dan SMPLB pada 5 Mei 2014
UN tahun 2014 yang akan dilaksanakan April mendatang gratis. Bukan hanya itu, segala kegiatan yang menyangkut persiapan UN, seperti pemberian belajar tambahan bagi siswa kelas IX atau XII juga tak dikenakan biaya.
Demikian ditegaskan A Bastari kepada Linggau Pos, Senin (6/1). Ia mengantisipasi, jangan sampai orang tua tiba-tiba merasa terbebani lantaran putra-putri meminta biaya untuk persiapan UN dan lain sebagainya.
Pasalnya, segala kelengkapan persiapan hingga penyelenggaraan UN 2014 dibebankan pada APBD. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir.
“Orang tua cukup memotivasi dan mengawasi putra-putrinya yang akan mengikuti UN 2014 mendatang,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, mengenai antisipasi keterlambatan distribusi soal UN seperti 2013 lalu, Bastari menuturkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah berkoordinasi dengan pihak percetakan sudah siap sepenuhnya untuk melakukan pencetakan.
Meski kebanyakan dari percetakan yang digunakan untuk mencetak soal UN juga melakukan pencetakan surat suara pemilu. Selain itu, Kemendikbud juga menjamin bahwa pihak percetakan akan menjaga rahasia keakuratan soal untuk tidak bocor.
Sementara untuk percetakan yang bermasalah pada penyelenggaraan UN tahun 2013, Kemendikbud telah memasukkan mereka ke daftar blacklist Kemendikbud.
Untuk pelaksanaan UN 2014 ini, Bastari yakin berjalan lancar tanpa adanya keterlambatan seperti sebelumnya. Pasalnya, pencetakan soal akan dilakukan sejak awal atau minimal tiga minggu sebelum pelaksanaan. Menurut dia, pencetakan dapat dilakukan lebih cepat dari tahun ini karena biaya yang dibebankan bisa terlebih dahulu ditanggung pihak kementerian tanpa harus menunggu pembahasan panjang di Kementerian Keuangan. (10)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !