Rp 100 Miliar Untuk Pendidikan - Linggau Pos | Jawa Pos Group
Berita Terbaru :
Home » » Rp 100 Miliar Untuk Pendidikan

Rp 100 Miliar Untuk Pendidikan

Diterbitkan Oleh Unknown pada Sabtu, 11 Januari 2014 | 09.25

H Akisropi Ayub
MURATARA – Tahun anggaran 2014, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menganggarkan lebih kurang 10 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pendidikan. Dengan kisaran nominal Rp 100 miliar.

Demikian kata Caretaker Bupati Muratara, H Akisropi Ayub, saat dikonfirmasi Linggau Pos, Jumat (10/1).

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Muratara, Firdaus mengatakan dana itu, selain dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan, juga diplotkan untuk peningkatan mutu SDM (guru,red).

“Ada 35 Ruang Kelas Baru (RKB) yang akan dibangun 2014 ini. Merata, baik di jenjang SD, SMP, SMA/SMK sederajat,” bebernya.

Menurutnya, pembangunan di bidang pendidikan sepanjang 2014 ini masih melanjutkan program kabupaten induk (Musi Rawas). Pasalnya, penyusunan anggaran ini hanya bertenggat waktu 10 hari.

“2014 ini prioritas pendidikan lebih banyak ke infrastruktur dan SDM. Pendidikan menjadi sektor primer yang sangat diprioritaskan. Selaras dengan slogan kami, cerdas, sehat dan makmur,” tambah Firdaus.

Selain membangun RKB, Firdaus mengungkapkan, dana Rp 100 miliar juga diplotkan untuk rehab. Mengingat sebagian besar bangunan sekolah sudah berusia lebih dari 10 tahun.

Sentuhan rehab yang dilakukan selama ini sudah cukup membantu. Namun, perlu ada upaya khusus agar masalah rehab lekas terselesaikan.

“Program DAK yang digelontorkan pemerintah melalui APBN 2013 mengikuti kabupaten induk masih berjalan. Jadi untuk rehab belum bisa tuntas sepenuhnya. Sementara untuk DAK 2014, sekolah-sekolah di Muratara belum bisa mendapatkan. Pasalnya pengajuan DAK 2014 di-deadline Juni 2013. Sementara Muratara terbentuk akhir Juni 2013. Kami sangat kelabakan. Meski demikian, semoga Rp 100 miliar ini bisa menyentuh rehab gedung-gedung sekolah yang benar-benar mendesak untuk direhab,” harapnya.

Firdaus menjelaskan, untuk rehab tidak akan begitu menyedot APBD. Pasalnya kerusakan gedung sekolah masih pada skala sedang. Hampir setiap sekolah khususnya SD, hanya membutuhkan penggantian atap dan lantai.

“Saya belum bisa menyebutkan jumlah pastinya. Sebab, memang belum ke lapangan langsung. Itu garis besarnya. Dan dana sudah kami petakan untuk rehab ini,” jelasnya.

Sementara dari sisi SDM guru, Muratara nampaknya cukup serius meningkatkan kualitas kompetensi tenaga pendidik dan pendidikan di sana.

2014 ini, kata Firdaus, Disdik akan melihat sejauh mana penguasaan kompetensi untuk guru-guru mata pelajaran tertentu. Yaitu, matematika, fisika, kimia, dan biologi.

“Slogan kami kan cerdas, sehat dan makmur. Nah, untuk menghasilkan masyarakat yang cerdas, dibutuhkan guru yang berkompeten. Dari peninjuan kompetensi guru ini akan dievaluasi batas kemampuan mereka. Jika ternyata belum mencapai standar kompetensi, akan dilakukan pembinaan dengan mendatangkan narasumber dari LPMP Sumsel dan Unsri. Namun, jika usai pelatihan, kualitas tetap sama, akan ada tindak lanjut yang lebih serius,” ungkapnya.

Keterbatasan SDM guru, mengharuskan pemerintah melakukan ini. Dengan harapan, kekurangan PNS guru, yang ditutupi sementara oleh Honor Daerah dan Guru Tidak Tetap (GTT) tidak melemahkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. (10)
Share this article :

0 komentar:

Tulis komentar anda

Tell us what you're thinking... !

Sedang Membaca

PEMBACA SETIA

 
Linggau Pos Jl. Jend. SudirmanNo. 89Kel. Batu Urip Taba
Kontak Person (0733) 322349
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group | Media Online Wong Sumatera
Hak Cipta MurahNian Oleh : Edi Design