![]() |
| Kobaran api yang melalap rumah warga |
CURUP- Warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong dihebohkan dengan kobaran api di rumah salah satu warganya. Kejadian itu berlangsung Minggu (19/1) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Api membesar membuat warga terbangun dari tidur hingga berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan pemadaman seadanya lebih dari 2 jam. Belakangan diketahui api melalap 3 bangunan rumah milik pengusaha kopi, Ti’ui (47) warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur.
"Bangunan yang ludes terbakar berikut isinya ada 2 rumah, dan gudang kopi di belakangnya berhasil diselamatkan hanya terbakar di bagian dinding," jelas Candra, warga setempat.
Data dihimpun Linggau Pos, kejadian bermula saat sekring salah satu rumah milik korban turun. Setelah dicek karyawannya, sekring listrik kembali turun. Bahkan untuk ketiga kalinya sekring turun, karyawan mulai curiga dan mengecek jika ada korsleting listrik. Belum lama dicek, ternyata api sudah membesar di bagian rumah semi permanen yang banyak terbuat dari kayu.
Api membesar dan merembet ke rumah korban berada disebelahnya. Beruntung satu bangunan rumah untuk gudang kopi berhasil dipadamkan hanya sebagian dinding terbakar.
"Warga yang bangun langsung ikut memadamkan api menggunakan air seadanya. Namun dua rumah korban sudah ludes berikut barang," tambah Candra.
Kakan Sat Pol PP Kabupaten Rejang Lebong, Rektor mengaku mendapatkan informasi kebakaran langsung mengerahkan 4 unit mobil PBK untuk memadamkan api.
"Beruntung lokasi rumah korban mudah diakses. Sehingga proses pemadaman terbilang lancar dan cepat hanya sekitar 2 jam dibantu warga," tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso melalui Kasat Reskrim, AKP Margopo menduga jika penyebab kebakaran karena korsleting listrik.
"Dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik. Namun kita masih melakukan penyelidikan penyebab pasti terjadinya kebakaran," tegasnya.
Sementara itu, dua bangunan rumah milik korban yang terbakar sudah diberi garis polisi, guna mengantisipasi terjadi hal-hal tidak diinginkan.(11)

.jpg)

0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !