*Pengendara Tetap Lintasi Runway
KAYU ARA - Penutupan jalan Lapter yang memotong landasan pacu (Runway) Bandara Silampari di Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, belum dapat dipastikan. Karena masih menunggu pembangunan jalan alternatif sebagai pengganti jalan Lapter yang ditutup rampung dikerjakan.
Kepala Dishubkominfo Kota Lubuklinggau, Tamri melalui Sekretaris Zainal Arifin kepada Linggau Pos, Selasa (19/8) mengungkapkan, bila pembangunan jalan alternatif telah selesai dikerjakan, maka secepatnya penutupan jalan memotong runway Bandara Silampari akan dilakukan. Sebab selama ini pengendara masih sering melintas di jalan itu.
“Sebelumnya pesawat jenis Boeing seperti Garuda dan Sriwijaya Air telah berhasil melakukan uji coba di Bandara Silampari. Jika jalan telah ditutup maka akan dilakukan penambahan jam terbang dan pesawat, meski demikian status pengelolaan Bandara Silampari masih dipegang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bukan Pemkot Lubuklinggau,” kata Zainal Arifin.
Zainal Arifin mengatakan, meski belum dilakukan penutupan jalan tetapi manajemen Aviastar telah melakukan kerjasama dengan Pemkot Lubuklinggau, untuk mendukung pelaksanaan Visit Lubuklinggau 2015. Dengan melakukan penerbangan pada Selasa dan Kamis di Bandara Silampari tetap dapat beroperasi dengan penerbangan Lubuklinggau-Jakarta PP. Maupun penambahan rute penerbangan pada September nanti, Lubuklinggau-Palembang PP atau Bandara Silampari ke Bandara Sultan Mahmud Badarudin II.
“Meski jalan Lapter belum ditutup tetapi aktivitas penerbangan Aviastar tetap dapat dilakukan,” katanya.
Untuk diketahui, pembangunan jalan alternatif dari simpang ICM Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I hingga ke Jalan KBS, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, yang nantinya akan diberi nama Jalan Sepakat sepanjang 600 meter. Dari total panjang jalan sekitar 1,5 Km dan lebar 10 meter.
Pantauan Linggau Pos kemarin, jalan yang memotong runway Bandara Silampari masih dilalui pengendara motor. Baik remaja maupun dewasa melalui jalan tersebut, mereka tidak takut karena tak ada penerbangan. Meski demikian bahaya bisa saja mengancam keselamatan jiwa mereka jika pesawat akan terbang melintasi runway. (06)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !