Judi Online Libatkan Pelajar
Diterbitkan Oleh Tribun Linggau pada Senin, 25 Agustus 2014 | 05.33
*Tengah Malam Deposit di Bank
TABA KOJI - Pengawasan terhadap pelajar pada malam hari di Kota Lubuklinggau oleh pihak Sat Pol PP maupun kepolisian, terkesan kurang. Lihat saja di sejumlah warung internet (Warnet) di sejumlah kawasan Kota Lubuklinggau mulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari pukul 03.00 WIB, ramai dipenuhi anak-anak yang berstatus pelajar dan mahasiswa.
Apa yang mereka kerjakan? Mengejutkan, para siswa aktif ini bermain game online yang berbau perjudian di warnet di seputaran Jalan Yos Sudarso.
Dari investigasi Linggau Pos pada Sabtu malam (23/8) di sejumlah warnet, ditemukan puluhan anak-anak beranjak remaja dan mahasiswa rata-rata masih sekolah, asyik bermain game online.
Setelah ditelisik kebanyakan bukan hanya bermain game online tetapi bermain judi online. Adapun permainan judi online ini adalah Dewa Poker, Judi Poker, Rollex dan masih banyak jenis judi lainnya.
Salah seorang pengunjung warnet berinisial Yd, pemuda yang berstatus seorang mahasiswa di Kota Lubuklinggau mengaku lebih senang bermain judi online daripada judi di lapak.
"Enak main judi Online-lah daripada judi di lapak dengan alasan keamanannya," kata Yd yang berperawakan tinggi ini.
Alasan dikemukakan Yd, lebih aman dari polisi dan orang tua.
"Kalau judi online dak mungkin digerebek pak, cak judi di lapak main remi. Sudah itu orang tua jugo tidak tahu kalau kita di warnet bermain berjudi. Tahunyo tuh main game saja," ucap YD.
Sementara itu dari penjelasan penggila judi online berinisial RK, tidak hanya pelajar atau mahasiswa bermain judi online ini tetapi tidak jarang oknum penegak hukum juga banyak bermain judi online. Sebab judi jenis ini dianggap aman.
“Banyak yang main judi online tuh, bukan pelajar bae,” kata RK meyakinkan saya.
*Datangi Bank Lakukan Deposit
Membuktikan perkataan penggila judi online, Linggau Pos pergi ke salah satu bank swasta di Jalan Yos Sudarso.
Setelah hampir satu jam berada di sana saya melihat ada beberapa orang yang sudah berulang kali mendatangi bank. Kedatangan remaja tanggung ini ternyata untuk Deposit (Menanam modal) yang mana nanti di internet akan dijadikan chip. Nah, chip inilah akan menjadi modal untuk bermain judi online, untuk jumlah mata uang Rp 100 ribu di internet akan berjumlah sama dengan uang yang ada.
Judi online ini sendiri sudah ada sejak lima tahun terakhir, namun baru berkembang di Kota Lubuklinggau sejak dua hingga tiga tahun belakangan. Selain aman, judi online juga cukup menjanjikan jika menang bagi pencinta permainan judi online ini mendapatkan keuntungan.(13)
Label:
utama


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !