*Belum Ada Sinkronisasi Formasi
KAYU ARA - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah menatapkan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) sejak 24 Agustus lalu. Namun hingga saat ini sebagian wilayah yang menerima CPNSD masih belum bisa diakses website-nya. Termasuk untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara) dan Kota Lubuklinggau.
Hal ini dikeluhkan para pencari kerja (Pencaker) yang berniat mengikuti tes CPNSD. Seperti dikeluhkan Sina (25) salah seorang warga Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I, kepada Linggau Pos, Jumat (29/8) mengatakan untuk mendaftar wilayah Kabupaten Musi Rawas saja sulit.
“Kalau Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara memang baru ditentukan kuota dan formasi, sehingga belum keluar di situs Panselnas. Namun untuk Kabupaten Musi Rawas kan sudah lama keluarnya, namun susah untuk diakses,” ungkap Sina.
Ditambahkan wanita muda ini, jika tidak ada solusi dari pemerintah daerah tentunya akan merugikan Pencaker pasalnya waktu pendaftaran semakin mepet.
“Pendaftaran ini berakhir 7 September mendatang, kalau terkendala susah diakses seperti ini tentunya membuat kami Pencaker resah. Harapannya bisa diperpanjang,” harap Sina.
Sementara itu Sekretaris BKD Kota Lubuklinggau, H Purnomo mengatakan bahwa hal ini bukan terjadi untuk Kota Lubuklinggau saja. Namun sebagian kota/kabupaten se-Indonesia juga mengalami.
Bahkan menurut mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau ini, baru Kalimantan Tengah dan Kabupaten Musi Rawas saja yang sudah bisa dibuka itupun masih tersendat-sendat.
“Kalau kuota sudah positif sebanyak 175, saat ini di Panselnas memang belum bisa dibuka karena belum ada sinkronisasi formasi antara Pemkot Lubuklinggau dengan Panselnas. Bahkan hingga hari ini (kemarin, Jumat 29/8) pukul 18.00 WIB memang masih belum bisa dibuka. Kami sudah menghubungi pihak Panselnas, mereka sudah menerima formasi dari Pemkot Lubuklinggau dan diharapkan secepatnya bisa langsung diakses,” jelas Purnomo.
Diakui Purnomo dengan adanya kendala ini membuat pelamar kesulitan untuk mendaftar secara online. Apakah pendaftaran ini akan diperpanjang atau tidak, Purnomo masih belum bisa memastikan pasalnya ini bukan kebijakan daerah melainkan pusat khususnya Panselnas.
“Sebelumnya juga sempat diperpanjang, mungkin saja karena ada kendala ini bisa diperpanjang lagi,” ucap Purnomo.
Sementara itu, menanggapi keluhan pelamar CPNSD Kabupaten Musi Rawas yang tidak bisa mendaftar secara online, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Musi Rawas, H Badaruddin melalui Kabid Pengadaan dan Penempatan Pegawai, Andjar Sudarisman mengatakan bahwa mengenai pendaftaran tes CPNSD Kabupaten Musi Rawas, melalui online hingga saat ini tidak mengalami gangguan setelah staf BKPP berangkat ke Jakarta untuk mengurus permasalahan tersebut.
“Apabila ada para pencari kerja yang ingin mendaftar tes CPNSD melalui online mengalami gangguan tidak bisa terdaftar kiranya mereka mencobanya berkali-kali hingga sampai bisa terdaftar. Maklum saja yang ikut mendaftar tes CPNSD tidak hanya puluhan orang namun ratusan bahkan ribuan di seluruh wilayah Indonesia. Jadi wajar saja jika situs tersebut mengalami gangguan untuk memprosesnya,” katanya.
Pria berperawakan sedang ini menambahkan, untuk para pencari kerja yang telah terdaftar melalui online pada 29 Agustus 2014 terdata 287 peserta.
Sementara itu Kapolres Kota Lubuklinggau, AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Kasat Intel AKP Hari Abdika, mengungkapkan jumlah pencari kerja yang membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) masih berlangsung normal belum ada lonjakan peningkatan, dikarenakan sebelumnya situs pendaftaran CPNSD tahun 2014 untuk Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara informasinya belum dapat di akses.
"Diperkirakan peningkatan pembuatan SKCK setelah persyaratan pendaftaran CPNSD diumumkan nanti," ungkapnya.
Sementara itu, Meliza Tentasari (26) warga RT 03, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, mengatakan ia sengaja lebih dulu membuat SKCK sebagai persiapan jika salah satu persyaratan pendaftaran CPNSD ini adalah SKCK ia telah memilikinya.
"Sengaja membuat SKCK lebih dulu, supaya tidak repot nanti," kata wanita berkerudung ini.(01/02/06)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !