BATAM - Kepala SKK Migas perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), Tirat Sambu Ichtijar mengatakan bahwa persoalan minyak terkesan kurang 'seksi' untuk dibicarakan. Khususnya mengenai industri hulu dan hilir migas. Padahal ada 89 lokasi pertambangan minyak di Indonesia serta kegiatan CSR dilaksanakan perusahaan minyak.
Pernyataan Tirad, sapaannya disampaikan di hadapan 50 orang terdiri dari pimpinan redaksi dan juga perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada acara Media Ghatering SKK Migas Perwakilan Sumbagsel KKKS wilayah Sumsel di Turi Beach Hotel Batam, Kamis (28/8).
Menurut Tirat, dari temuan pihaknya masih kurangnya sosialisasi mengenai hulu dan hilir Migas masih kurang hingga perlu dilakukan sosialisasi kembali ke Pemerintah Daerah maupun publik.
"Saya kira perlu pengenalan mengenai industri hulu dan hilir karena saya sendiri sudah pernah bertemu dengan Pemprov Jambi juga Pemkab Muratara, dan menyampaikan mengenai industri hulu dan hilir ini," kata Tirad.
Dari sana pihaknya pun berkeyakinan mesti menyampaikan mengenai hulu dan hilir. Tirad juga mengakui sambutan dari Penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub yang siap memfasilitasi untuk kegiatan SKK Migas. Tirad berharap agar dengan adanya media serta pembentukan Forum Jurnalis Migas (FJM) dapat memublikasikan kegiatan dari SKK Migas dengan CSR-nya.
"Jangan hanya berita pemblokiran di daerah saja, tetapi bisa beritakan kegiatan," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PWI Sumsel, Oktaf Riyadi menyambut baik media ghatering karena dengan kegiatan ini jurnalis dapat menggali kegiatan SKK Migas.
"Saya dengar kita jurnalis disebut sebagai relasi dan ini suatu kebanggaan bagi kita. Di mana jurnalis dipandang oleh SKK Migas," sebutnya.
Sedangkan Kepala Humas SKK Migas, Renaldy Kamaru memaparkan kondisi hulu dan hilir migas di Indonesia sekarang ini. Juga persoalan perminyakan di daerah seperti soal ganti rugi lahan oleh oknum warga. Acara ghatering juga diisi diskusi dengan perwakilan SKK Migas, PT Serelaya, PT Medco dan PWI Sumsel menjadi narasumber.(15)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !