Degradasi Moral Picu Video Mesum
Diterbitkan Oleh Tribun Linggau pada Minggu, 07 September 2014 | 06.00
*Tak Siap Hadapi Kemajuan Teknologi
PALEMBANG - Pengamat sosial politik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Andries Lionardo menilai saat ini telah terjadi degradasi moral (Penurunan tingkah laku) remaja Indonesia. Sehingga persoalan munculnya video mesum melibatkan siswi SMK Negeri 1 Lubuklinggau,In (17) tersebar ke publik disebabkan hal tersebut.
"Remaja merupakan generasi penerus bangsa hingga perlu mendapatkan perhatian serius. Saya menilai adanya video mesum itu mesti menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau yang harus meningkatkan pendidikan moral dan akhlak di setiap sekolah. Agar tidak terjadi lagi penyimpangan dilakukan generasi penerus bangsa," kata Andries Lionardo kepada Linggau Pos melalui sambungan telepon, Sabtu (6/9).
Pria ini menambahkan jika kejadian beredarnya video mesum pelajar tidak cepat dibenahi dapat menghilangnya generasi penerus, khususnya calon pemimpin bangsa.
"Kita bisa kehilangan calon pemimpin masa depan, karena sangat merusak tatanan nilai dan norma-norma. Takutnya ini menjadi tiruan bagi yang lain," tambahnya.
Dijelaskannya, kejadian tersebut menunjukkan remaja sebagai generasi harapan bangsa belum siap menghadapi kemajuan teknologi.
"Pemuda-pemudi kita belum siap menghadapi kemajuan teknologi, buktinya ketika ada permasalahan mereka langsung mengambil keputusan sangat bertentangan dengan adat istiadat dan peraturan Perundang-undangan yang berlaku," tambahnya.
*Sat Pol PP Akan Razia
Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Lubuklinggau akan melakukan razia di sejumlah tempat disinyalir menjadi lokasi nongkrong remaja.
Razia tersebut digelar terkait beredarnya video mesum salah seorang siswi SMK Negeri 1 Kota Lubuklinggau, inisial In.
Kepala Sat Pol PP Kota Lubuklinggau, Johan Tero menegaskan pihaknya sedang melakukan pengajuan melakukan razia di beberapa titik diduga sebagai tempat nongkrong anak-anak remaja kepada Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe.
"Kita juga ikut ambil sikap karena ini sudah meresahkan masyarakat, terutama para orang tua anak-anak remaja putri yang cemas anak mereka ikut atau nantinya ikut-ikutan melakukan. Kita sudah ajukan dan menunggu persetujuan dari Walikota Lubuklinggau. Meskipun masih proses pengajuan, namun kita pastikan ini akan kita lakukan," kata Johan Tero kepada Linggau Pos, Sabtu (6/9).
Masih kata dia, pihaknya sudah membidik tempat yang nanti akan mereka razia. Menurutnya pemilihan tempat target yang memang dianggap tepat untuk mengurangi kejahatan seksual pada remaja.
"Insya Allah razia ini akan kita laksanakan," jelasnya.
Saat melakukan razia Sat Pol PP rencananya akan mengajak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau.
"Kita juga akan terus aktifkan razia untuk meminimalisir pergaulan bebas remaja. Kita akan melakukan pembinaan secara rutin," tegasnya.(07/12)
Label:
utama


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !