DEMPO - Lanjutan kasus percobaan perampokan menimpa Maylinda Kay Swanson (32), Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS), Selasa (9/9) melakukan pra rekonstruksi kejadian.
Bule bertubuh tinggi besar mengenakan baju warna merah dipadu jeans warna biru, datang ke Mapolres Lubuklinggau. Ia didampingi saudara perempuan dan orang tua angkatnya sekitar pukul 10.00 WIB.
Maylinda Kay Swanson bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Karimun Jaya, guna memberikan keterangan tambahan terkait kejadian itu. Meski kondisi Maylinda Kay Swanson sendiri baru pulih dari perawatan luka tembak di paha kirinya, ia terlihat dalam kondisi sehat dengan luka lecet pasca kejadian percobaan perampokan itu yang mulai mengering.
Maylinda Kay Swanson memberi keterangan tambahan kepada penyidik Polres Lubuklinggau, terkait kasus yang menimpanya di kawasan objek wisata Bukit Sulap, Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (25/8).
Selanjutnya Maylinda Kay Swanson bersama sejumlah anggota Polres Lubuklinggau mengunjungi TKP. Tepatnya di shelter II tempat peristirahatan di kawasan objek wisata Bukit Sulap untuk melakukan pra rekonstruksi kejadian.
"Kita terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Hingga saat ini kita telah memeriksa 13 saksi. Sebagaimana disampaikan korban pelaku berjumlah dua orang salah satunya memakai senjata api, dan sempat menembak korban dan mengenai paha kaki kirinya," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Kasat Reskrim, AKP Karimun Jaya.
Selain itu, Maylinda Kay Swanson mengatakan, dirinya datang ke lokasi Bukit Sulap untuk menikmati suasana alam di sana. Guna mencari inspirasi sebagai tambahan bahan tulisan. Saat itu wanita yang juga merupakan pelatih Judo dan bahasa Inggris di salah satu bimbingan belajar di Kota Lubuklinggau, datang ke lokasi sekitar Bukit Sulap seorang diri.
"Saya datang sendiri ke Bukit Sulap naik motor," kata Mindy, sapaan akrab Maylinda Kay Swanson. Merasa nyawanya terancam, lanjut perempuan berambut pirang ini, ia pun kabur dari lokasi kejadian. Dengan memacu kendaraannya sekencang mungkin dari atas tebing. Melihat targetnya hendak melarikan diri salah satu pelaku menembak Mindy dan mengenai paha kirinya.
Ia pun jatuh tersungkur di tikungan pertigaan Jalan Bengawan Solo, karena motor yang dikendarainya oleng tidak terkendali. Warga yang melihatnya lemas tidak berdaya penuh luka lecet langsung menolong. Dan membawa korban ke RSUD Dr Sobirin Lubuklinggau sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit AR Bunda, untuk mendapatkan perawatan medis. Sekaligus melakukan operasi mengeluarkan proyektil yang bersarang di kakinya. Di mana diketahui dari hasil labfor berasal dari senjata api rakitan (Senpira).
"Pelakunya ada dua orang, satu diantaranya memegang senjata api," tegasnya.(06)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !