PASAR PEMIRI - Kondisi Museum Subkoss di Jalan Garuda Hitam Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk merehab bangunan ini dibutuhkan dana sebesar Rp 3,5 miliar.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Lubuklinggau, Yana Pardiana kepada Linggau Pos, Selasa (2/9) mengungkapkan kondisi bangunan seluas 1.700 meter ini sudah mulai rapuh.
"Kondisinya sudah tidak layak lagi perlu direvitalisasi. Dana yang dibutuhkan untuk perbaikan sekitar Rp 3,5 miliar," kata Yana Pardiana.
Tidak hanya bangunannya saja yang mulai mengkhawatirkan, sistem informasi tentang peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di Museum Subkoss juga masih menggunakan pola manual.
"Di daerah lain sudah menggunakan sistem teknologi digital, sehingga informasi bisa cepat diakses oleh pengunjung. Tapi kalau yang ada sekarang informasinya masih ditulis. Dan ini juga perlu diperbaiki kedepannya," ungkap Yana.
Dijelaskannya, berdasarkan tahap perencanaan rehab Museum Subkoss bakal dilakukan menggunakan bantuan Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin.
"Rapat membahas masalah ini dilakukan 10 September mendatang, kemudian dibuat kesepakatan bersama antara Pemprov Sumatera Selatan, Pemkot Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas mengenai kepemilikan aset Museum Subkoss," tambahnya.
Dalam rehab museum ini nantinya tidak akan menghilangkan sentuhan nilai-nilai sejarah, hal ini sesuai permintaan dari veteran perang.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Bapedda Provinsi Sumatera Selatan, Aksoni membenarkan adanya rencana rapat bersama membahas masalah rehab Museum Subkoss.
"Kita bahas status lahannya, lalu dibuat pengakuan hak aset milik Pemprov Sumatera Selatan. Untuk pengelolaannya dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau," ungkapnya. (13)
Home »
linggaumetropolis
» Rehab Museum Subkoss Butuh Rp 3,5 M
Rehab Museum Subkoss Butuh Rp 3,5 M
Diterbitkan Oleh Unknown pada Rabu, 03 September 2014 | 05.34
Label:
linggaumetropolis


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !