KAYU ARA- Dibawah kepemimpinan H SN Prana Putra Sohe dah H Sulaiman Kohar yang sudah berjalan selama dua tahu ini terus mewujudkan Visi-Misi “Terwujudnya Lubuklinggau Sebagai Kota Jasa, Industri dan Perdagangan yang Unggul untuk Menjadi Role-Model Masyarakat Madani”.
Nah, untuk mewujudkan Visit Linggau 2015, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau mengembangkan pembangunan tiga objek wisata. Yaitu objek wisata Air Terjun Temam, Bukit Sulap dan objek wisatas realigi Masjid Agung As Salam.
Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan, pembangunan ketiga objek wisata itu kini sedang berlangsung. "Membangun objek wisata, dengan harapan untuk memancing investor agar ikut membangun Kota Lubuklinggau, dengan berinvetasi di Kota Lubuklinggau. Terbukti dengan kita mengembangkan tiga wisata unggulan tersebut, sudah ada lima investor berinvetasi di bidang perhotelan. Nilai invetasinya Rp 1,5 triliun," katanya Nanan panggilan akrap H SN Prana Putra Sohe di ruang kerjanya, Kamis (16/10).
Dari ketiga pembangunan objek wisata unggulan tersebut, suami Hj Yetti Oktarina Prana ini menjelaskan untuk Wisata Air terjun Temam, membutuhkan dana Rp 20 miliar. Dari Rp 20 miliar anggaran yang dibutuhkan, Pemkot Lubuklinggau menyiapkan dana Rp 5 miliar dalam dua tahun anggaran.
Adapun yang dibangun di objek wisata Air Terjun Temam diantaranya water park dan pengamanan likungan. Untuk membangun objek wisata Bukit Sulap
dibutuhkan anggaran Rp 40 Miliar. Sudah dianggarkan Rp 20 Miliar dari empat tahun anggaran, sejak dirinya masih menjabat sebagai Wakil Walikota Lubuklinggau.
Saat ini di Bukit Sulap sedang dibangun inclinator (kereta miring, red). Nantinya akan dibangun restoran, konvervasi alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Juga menambahkan fauna dan memagar sekeliling lokasi objek wisata alam itu.
“Kota Lubuklkinggau merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki taman nasional," ungkapnya.
Sedangkan wisata religi Masjid Agung As-Salam dibutuhkan anggaran Rp 38 Miliar dengan pola anggaran tahun jamak selama tiga tahun. Adapun yang dibangun taman kurma, rehab banguan fisik Masjid Agung As-Salam, air mancur, menara yang dilengkapi lift, tempat pelaksanaan resepsi dan akad nikah, kantin duafa, ruang serba guna dan pagar keliling.
“Insya Allah akhir tahun ini selesai. Kita targetkan, wisata religi Masjid Agung ini menghasilkan income sebesar Rp 50 juta perbulan," ucapnya.
Nanan menambahkan Visit Lubuklinggau 2015 diarahkan bagaimana Kota Lubuklinggau pada tahun 2015 menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dan event. "Kita harapkan kegiatan yang dilaksanakan baik dari tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional. Sehingga dengan banyaknya orang berkunjung ke Kota Lubuklingau berdampak meningkatkan ekonomi rakyat menengah kebawah. Target kita satu juta orang," tambahnya. (Adv/12)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !