*Geledah Dua Rumah Kabag Muratara
DEMPO - Aparat kepolisian dari tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Bareskrim Mabes Polri, Kamis (16/10) ternyata kembali melanjutkan penyelidikannya. Setelah melakukan penggeledahan selain di Kantor Bupati Muratara di KM 75 Jalinsum Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, dan rumah pribadi Penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub di kompleks Batu Urip Permai, Kelurahan Batu Urip, Lubuklinggau Utara II, Rabu (16/10), kali ini mereka melakukan penggeledahan kembali.
Sasarannya di dua rumah pejabat Pemkab Muratara yang berada di Kota Lubuklinggau. Informasi dihimpun Linggau Pos di lapangan, rumah tersebut diantaranya kediaman pribadi Kabag Umum dan Perlengkapan, Setda Muratara, Tarmizi di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Cemara II, Kelurahan Ulak Surung, dekat eks asrama polisi Polres Lubuklinggau.
Dari rumah itu, tim penyidik membawa sejumlah dokumen dibungkus dalam kantong plastik. Selanjutnya tim bergerak ke rumah Kabag Hukum Setda Muratara, MR di Jalan Rambutan, Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
Dokumen yang diamankan penyidik ini tidak diketahui secara jelas, dokumen apa yang diambil.
Ketika dikonfirmasi kepada salah seorang penyidik Tipidkor Direktorat Bareskrim Mabes Polri, yang enggan menyebutkan namanya di depan Hotel Smart, mengaku pihaknya memang melakukan penyelidikan lanjutan.
"Semuanya sudah kami laporkan ke Mabes Polri, dan Mabes Polri berwenang menjelaskan seluruh hasil penyidikan," ungkap penyidik dicecar banyak pertanyaan oleh awak media.
Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Adhi Setyawan mengatakan, ia tidak mengetahui tim penyidik Tipidkor Direktorat Bareskrim Mabes Polri, selanjutnya melakukan penyelidikan usai melakukan penggeledahan di rumah pribadi H Akisropi Ayub. Sesuai surat yang diajukan, pihaknya hanya melakukan pengamanan dan pengawasan agar penyelidikan tersebut berjalan dengan lancar.
“Kita hanya melakukan pengamanan di lapangan agar penyidik dapat melakukan tugasnya, hari ini (Kamis,red) tim penyidik melakukan penggeledahannya sejak pukul 09.00 WIB. Saya tidak tahu sampai kapan usai pelaksanaannya begitu juga lokasinya saya tidak ikut. Untuk kegiatan penyelidikan kita juga tidak mengamankan barang bukti, silakan konfirmasi dengan penyidiknya,” kata Adhi Setyawan.
Sementara itu, istri Ketua RT 05, Jaya mengatakan rumah berpagar kuning benar rumah Tarmizi, namun ia tidak terlalu memperhatikan jika apa pihak kepolisian melakukan penggeledahan di rumah berpagar orange, yang akses ke rumahnya hanya dilalui motor tersebut.
“Saya tidak terlalu memperhatikannya jika ada penggeledahan di rumah itu,” ungkapnya.
* Isa Sigit : Serahkan Semua ke Pihak Kepolisian
Dari hasil penelusuran Linggau Pos, Kamis (16/10) sekitar pukul 17.00 WIB, saat akan konfirmasi kasus pemeriksaan dilakukan tim penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Direktorat Mabes Polri di kediaman Penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub tampak sepi. Di sana tidak ada seorang pun berjaga-jaga. Padahal jika hari biasanya ada satu sampai dua orang anggota Sat Pol PP berjaga di depan.
Kemudian Linggau Pos mencoba menghubungi nomor pribadi Akisropi Ayub, namun beberapa kali dihubungi nomor itu tidak aktif. Beberapa sumber sempat ditemui dan tidak mau menyebutkan namanya mengungkapkan, jika Akisropi sedang berada di luar kota, sedangkan istrinya Hj Siti Patimah berada di rumah keluarganya di Kecamatan Rupit.
Secara terpisah, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Muratara, H Isa Sigit saat dikonfirmasi menanggapi perihal pemeriksaan tersebut, menyerahkan semunya ke pihak yang berwajib.
"Sebagai Pemerintah tidak bisa berbuat banyak, kita serahkan semuanya dengan pihak kepolisian untuk mengusut ini,"kata Isa Sigit.
Saat ini Isa Sigit mengaku sedang berada di Jakarta, guna memenuhi undangan Diklat Mendagri, sedangkan Penjabat Bupati Murarata sedang berada di Bogor karena ada pertemuan kepala daerah se-Indonesia.
"Sekarang saya masih di Jakarta guna mengikuti Diklat Mendagri, sedangkan pak Bupati berada di Bogor menghadiri pertemuan kepala daerah se-Indonesia," ulang Isa Sigit.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyidik Bareskrim Mabes Polri melakukan penggeledahan kantor Bupati Muratara dan kediaman penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub, Rabu (15/10).
Penggeledahan ini diduga menindaklanjuti kasus tertangkap Kabag Hukum Setda Muratara, MR oleh Polda Bengkulu beberapa waktu lalu, karena membawa uang Rp 2 miliar diduga untuk penyuapan CPNSD Kabupaten Muratara.
Meski didatangi ‘tamu istimewa’ kemarin, Akisropi Ayub tidak berada di tempat. Informasi didapatkan Akisropi sedang dinas luar (DL) ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Pantauan wartawan di lapangan, kedatangan tim penyidik Bareskrim Mabes Polri dibantu pihak Polda Bengkulu dan Polres Musi Rawas di kantor Bupati Muratara, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, sekitar pukul 11.30 WIB. Tim penyidik Bareskrim langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Sedangkan pihak Polres Musi Rawas melakukan penjagaan di luar kantor
Penyidik Bareskrim Mabes Polri langsung melakukan penggeledahan di ruangan Bagian Umum, Bagian Hukum Organisasi serta Bagian Kepegawaian dan Diklat. Bahkan terakhir melakukan pemeriksaan dokumen di ruangan penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub. Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB kegiatan penyidikan selesai, dan mereka langsung pulang. Tetapi tampak mereka membawa sejumlah map dan kantong plastik diduga berkas dan alat-alat bisa dijadikan alat bukti.
"Kegiatan ini dari Mabes Polri untuk menindaklanjuti rangkaian penyidikan," kata salah seorang tim penyidik Bareskrim Mabes Polri, Kompol Bhakti dengan singkat.
Malam harinya, kediaman penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub di didatangi tim penyidik Bareskrim Mabes Polri. Kedatangan penyidik tidak ayal membuat puluhan warga di Jalan Kenanga II, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Rabu (15/10) sekitar pukul 20.30 WIB, mendadak gempar. Pasalnya puluhan aparat kepolisian, baik berseragam preman maupun berseragam lengkap mendatangi rumah diketahui ditempati oleh Penjabat Bupati Muratara, H Akisropi Ayub. Warga terlihat bertanya-tanya dan melongok di depan rumah mewah berlantai dua itu.
Di lokasi juga terlihat mobil berplat nomor polisi di luar Provinsi Sumatera Selatan. Diantaranya Toyota Avanza warna Silver B 1881 NF, Kijang Innova warna silver B 1639 KOO dan mobil nopol B 1621 KOO Kijang Innova warna silver, selebihnya 4 mobil, berplat nomor polisi dari Provinsi Sumsel.(06/13)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !