KAYU ARA - Sebagian besar guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau gusar, pasalnya tersiar kabar akan ada perombakan jabatan. Namun kandidat yang nantinya akan menjabat Kepsek di beberapa sekolah dipermasalahkan, karena tidak pernah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) khusus Kepsek.
Seperti disampaikan oleh sumber koran ini, Jumat (31/5). "Kami sudah mengetahui bahwa akan ada perombakan di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, khususnya Kepsek. Bahkan nama-nama itu sudah tersebar. Ajaibnya, dari data tersebut calon Kepsek masih muda-muda, dan ada sebagian mantan aktivitas," kata sumber ini yang minta namanya untuk dirahasiakan.
Ditambahkan sumber ini, masa kerja calon Kepsek tersebut juga terhitung baru, mayoritas dibawah 10 tahun masa kerja. "Seharusnya pihak terkait khususnya Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Lubuklinggau lebih mempertimbangkan, dan harus sesuai prosedur," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, H Ihsan Roni melalui Sekretaris, Hilman Kaswari mengaku hingga saat ini masih belum dilakukan perombakan Kepsek dilingkungan Disdik Kota Lubuklinggau. "Belum tahu ada informasi akan ada perombakan. Yang tahu syarat dan layak tidaknya menjadi Kepsek, Dinas Pendidikan (Disdik) yang lebih tahu," ungkap Hilman Kaswari.
Dijelaskan Hilam Kaswari, BKD Kota Lubuklinggau menerima usulan dari Disdik, setelah itu Baperjakat Kota Lubuklinggau mengkaji dari usulan ini sudah memenuhi syarat atau tidak. "Yang tahu calon ini sudah mengikuti pelatihan atau belum tentunya Disdik. Dan dipastikan semuanya telah mengikuti prosedur yang ada," jelas Hilman Kaswari.
Selain itu, menurut Hilman Kaswari kapan akan dilakukannya perombakan dilingkungan pendidikan masih belum tahu kapan. Kemungkinan besar menunggu masalah Ujian Akhir (UN) selesai. "Belum ada informasi kapan, kemungkinan nunggu pengumuman UN, pasalnya ijazah juga harus ditandatangani dan masih banyak lagi," tegasnya.(05)
Seperti disampaikan oleh sumber koran ini, Jumat (31/5). "Kami sudah mengetahui bahwa akan ada perombakan di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, khususnya Kepsek. Bahkan nama-nama itu sudah tersebar. Ajaibnya, dari data tersebut calon Kepsek masih muda-muda, dan ada sebagian mantan aktivitas," kata sumber ini yang minta namanya untuk dirahasiakan.
Ditambahkan sumber ini, masa kerja calon Kepsek tersebut juga terhitung baru, mayoritas dibawah 10 tahun masa kerja. "Seharusnya pihak terkait khususnya Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Lubuklinggau lebih mempertimbangkan, dan harus sesuai prosedur," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, H Ihsan Roni melalui Sekretaris, Hilman Kaswari mengaku hingga saat ini masih belum dilakukan perombakan Kepsek dilingkungan Disdik Kota Lubuklinggau. "Belum tahu ada informasi akan ada perombakan. Yang tahu syarat dan layak tidaknya menjadi Kepsek, Dinas Pendidikan (Disdik) yang lebih tahu," ungkap Hilman Kaswari.
Dijelaskan Hilam Kaswari, BKD Kota Lubuklinggau menerima usulan dari Disdik, setelah itu Baperjakat Kota Lubuklinggau mengkaji dari usulan ini sudah memenuhi syarat atau tidak. "Yang tahu calon ini sudah mengikuti pelatihan atau belum tentunya Disdik. Dan dipastikan semuanya telah mengikuti prosedur yang ada," jelas Hilman Kaswari.
Selain itu, menurut Hilman Kaswari kapan akan dilakukannya perombakan dilingkungan pendidikan masih belum tahu kapan. Kemungkinan besar menunggu masalah Ujian Akhir (UN) selesai. "Belum ada informasi kapan, kemungkinan nunggu pengumuman UN, pasalnya ijazah juga harus ditandatangani dan masih banyak lagi," tegasnya.(05)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !