KAYU ARA - Kemarin (Senin,3/6) KPU Kota Lubuklinggau, distribusikan logistik pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Ada 8 PPK dalam wilayah Kota Lubuklinggau.
Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Umar Zipin Marbe optimis distribusi logistik Pilgub dari KPU ke PPK selesai satu hari. “Mengingat PPK di Kota Lubuklinggau, relatif mudah dijangkau,” katanya di dampingi Divisi Hubungan Antar Lembaga (HUAL), Hendri Almawijaya kepada Linggau Pos di kantornya Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, kemarin.
Selanjutnya, lanjut Umar Zipin, Selasa (4/6) PPK mendistribusikan logistik ke PPS. Logsitik tersebut terdiri dari surat suara, alat mencoblos, tinta, dan fomulir model C, D, model DB dan termasuk foto pasangan calon. “Model C hingga C-10 untuk kebutuhan di TPS (tempat pemungutan suara), blangko D untuk di PPS (Panitia Pemungutan Suara). Sedangkan DB di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” lanjutnya.
Ditambahkan Hendri Almawijaya, total surat suara yang didistribusikan 153.710 lembar akan disebar ke 362 tempat pemungutan suara (TPS). Kemudian ditambah 3 TPS khusus jadi 365 TPS. TPS khusus ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubuklinggau, Rumah Sakit (RS) Dr Sobirin dan RS Siti Aisyah. Dari total kebutuhan surat suara 153.70 lembar itu terdiri dari kebutuhan berdasarkan DPT (daftar pemilih tetap) 149.072 lembar kemudian ditambah 2,5 persen (3.727 lembar) sehingga jumlahnya 152.799 lembar. Kemudian kebutuhan surat suara di 3 TPS tersebut 910 lembar dengan rincian Lapas 610 lembar, RS Sobirin diestimasikan 200 lembar dan RS Siti Aisyah 100 lembar.
“Jumlah pemilih Lapas berdasarkan data 601, kita siapkan 610 karena ditambah 2,5 persen untuk mengantisipasi adanya penambahan tahanan dari Polres Lubuklinggau maupun Polres Mura,” jelasnya.
Ditegaskan Hendri Almawijaya bahwa, pemilih yang boleh menggunakan hak pilih di TPS khusus rumah sakit baik di RS Dr Sobirin maupun RS Siti Aisyah hanya untuk pasien, sedangkan pegawai maupun keluarga pasien tidak diperbolehkan memilih di TPS khusus. “Tas khusus hanya untuk pasien,” tegasnya.
Berikut, jumlah DPT Kota Lubuklinggau, 149.072 jiwa terdiri dari perempuan 75.269 jiwa, laki-laki 73.803 jiwa. Jumlah DPT perkecamatan, untuk Kecamatan Lubuklinggau Barat I 22.917 jiwa diantaranya, 11.668 perempuan, laki-laki 11.249 jiwa, jumlah TPS 58. Kecamatan Lubuklinggau Barat II 15.362 jiwa, perempuan 7.718, laki-laki 7.644 jiwa, jumlah 38 TPS.
Kecamatan Lubuklinggau Selatan I 9.742 jiwa, perempuan 4.876, laki-laki 4.866 jiwa, jumlah 26 TPS. Kecamatan Lubuklinggau Selatan II 18.955 jiwa, perempuan 9.583 jiwa, laki-laki 9.372 jiwa, jumlah TPS 46.
Kecamatan Lubuklinggau Timur I 21.099 jiwa, perempuan 10.848 jiwa, laki-laki 10.251 jiwa, jumlah 49 TPS. Kecamatan Lubuklinggau Timur II 23.804 jiwa, perempuan 12.03 jiwa, laki-laki 11.774 jiwa, jumlah 57 TPS. Kecamatan Lubuklinggau Utara I 11.613 jiwa, perempuan 5.691 jiwa, laki-laki 5.922 jiwa, dan Kecamatan Utara II 25.58 jiwa, perempuan 12.855 jiwa, dan laki-laki 12.725 jiwa, jumlah TPS 56. (01)
Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Umar Zipin Marbe optimis distribusi logistik Pilgub dari KPU ke PPK selesai satu hari. “Mengingat PPK di Kota Lubuklinggau, relatif mudah dijangkau,” katanya di dampingi Divisi Hubungan Antar Lembaga (HUAL), Hendri Almawijaya kepada Linggau Pos di kantornya Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, kemarin.
Selanjutnya, lanjut Umar Zipin, Selasa (4/6) PPK mendistribusikan logistik ke PPS. Logsitik tersebut terdiri dari surat suara, alat mencoblos, tinta, dan fomulir model C, D, model DB dan termasuk foto pasangan calon. “Model C hingga C-10 untuk kebutuhan di TPS (tempat pemungutan suara), blangko D untuk di PPS (Panitia Pemungutan Suara). Sedangkan DB di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” lanjutnya.
Ditambahkan Hendri Almawijaya, total surat suara yang didistribusikan 153.710 lembar akan disebar ke 362 tempat pemungutan suara (TPS). Kemudian ditambah 3 TPS khusus jadi 365 TPS. TPS khusus ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubuklinggau, Rumah Sakit (RS) Dr Sobirin dan RS Siti Aisyah. Dari total kebutuhan surat suara 153.70 lembar itu terdiri dari kebutuhan berdasarkan DPT (daftar pemilih tetap) 149.072 lembar kemudian ditambah 2,5 persen (3.727 lembar) sehingga jumlahnya 152.799 lembar. Kemudian kebutuhan surat suara di 3 TPS tersebut 910 lembar dengan rincian Lapas 610 lembar, RS Sobirin diestimasikan 200 lembar dan RS Siti Aisyah 100 lembar.
“Jumlah pemilih Lapas berdasarkan data 601, kita siapkan 610 karena ditambah 2,5 persen untuk mengantisipasi adanya penambahan tahanan dari Polres Lubuklinggau maupun Polres Mura,” jelasnya.
Ditegaskan Hendri Almawijaya bahwa, pemilih yang boleh menggunakan hak pilih di TPS khusus rumah sakit baik di RS Dr Sobirin maupun RS Siti Aisyah hanya untuk pasien, sedangkan pegawai maupun keluarga pasien tidak diperbolehkan memilih di TPS khusus. “Tas khusus hanya untuk pasien,” tegasnya.
Berikut, jumlah DPT Kota Lubuklinggau, 149.072 jiwa terdiri dari perempuan 75.269 jiwa, laki-laki 73.803 jiwa. Jumlah DPT perkecamatan, untuk Kecamatan Lubuklinggau Barat I 22.917 jiwa diantaranya, 11.668 perempuan, laki-laki 11.249 jiwa, jumlah TPS 58. Kecamatan Lubuklinggau Barat II 15.362 jiwa, perempuan 7.718, laki-laki 7.644 jiwa, jumlah 38 TPS.
Kecamatan Lubuklinggau Selatan I 9.742 jiwa, perempuan 4.876, laki-laki 4.866 jiwa, jumlah 26 TPS. Kecamatan Lubuklinggau Selatan II 18.955 jiwa, perempuan 9.583 jiwa, laki-laki 9.372 jiwa, jumlah TPS 46.
Kecamatan Lubuklinggau Timur I 21.099 jiwa, perempuan 10.848 jiwa, laki-laki 10.251 jiwa, jumlah 49 TPS. Kecamatan Lubuklinggau Timur II 23.804 jiwa, perempuan 12.03 jiwa, laki-laki 11.774 jiwa, jumlah 57 TPS. Kecamatan Lubuklinggau Utara I 11.613 jiwa, perempuan 5.691 jiwa, laki-laki 5.922 jiwa, dan Kecamatan Utara II 25.58 jiwa, perempuan 12.855 jiwa, dan laki-laki 12.725 jiwa, jumlah TPS 56. (01)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !