Minim Sarana Trasportasi Pelajar Naik Atap Mobil - Linggau Pos | Jawa Pos Group
Berita Terbaru :
Home » » Minim Sarana Trasportasi Pelajar Naik Atap Mobil

Minim Sarana Trasportasi Pelajar Naik Atap Mobil

Diterbitkan Oleh Unknown pada Rabu, 26 Juni 2013 | 19.38

ATAP-Sejumlah pelajar saat pulang sekolah menaiki atap angkutan desa (Angdes) dan tidak mengindahkan keselamatan jiwa. Foto diabadikan baru-baru ini.


TEBING TINGGI - Banyak siswa sekolah menaiki atap mobil Angkutan Desa (Angdes) sehingga tidak memedulikan keselamatan mereka. Hal tersebut disinyalir disebabkan minimnya sarana transportasi di Kabupaten Empat Lawang.

Tidak banyak hal yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk mengatasi permasalahan di wilayahnya, karena selain masih minim fasilitas umum Pemkab Kabupaten Empat Lawang juga minim anggaran.

Menurut keterangan kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Empat Lawang, Syaiful Shari pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) agar melakukan penyuluhan guna menghimbau pelajar agar tidak naik ke atap Angdes ketika pergi ataupun pulang sekolah. "Kita harus melakukan koordinasi, karena hal ini dampaknya sangat luas baik bagi keselamatan," katanya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan tindakan bagi para pengemudi yang menaikan penumpang ke atap mobil.

"Kalau sanksi tegas bisa sampai pencabutan izin trayek, tetapi kita akan melakukan pembinaan terlebih dahulu dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tegasnya.

Terpisah, Kepala Disdik Empat Lawang, Akisropi Ayub menyatakan, pihaknya selalu memberikan penyuluhan kepada para siswa agar tidak menaiki atap angkutan umum saat pulang sekolah.

"Yang pasti kita tetap memberikan himbauan kepada para siswa melalui para guru dan kepala sekolah agar memberikan pemahaman kepada siswa akan keselamatan jiwa, tetapi untuk tindakan tegas itu pihak Dishub dan Polantas yang semestinya melakukan," katanya.

Ia juga sangat memaklumi kondisi Kabupaten Empat Lawang yang masih minim sarana transportasi, karena hingga saat ini belum terlalu banyak angkutan umum yang melintas.

"Kita tidak bisa pungkiri memang disini masih sangat minim sarana dan prasarana umum seperti angkutan umum, hal tersebut yang menyebabkan anak-anak pelajar menaiki atap mobil," pungkasnya.(04)
Share this article :

0 komentar:

Tulis komentar anda

Tell us what you're thinking... !

Sedang Membaca

PEMBACA SETIA

 
Linggau Pos Jl. Jend. SudirmanNo. 89Kel. Batu Urip Taba
Kontak Person (0733) 322349
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group | Media Online Wong Sumatera
Hak Cipta MurahNian Oleh : Edi Design