LUBUKLINGGAU - Dapat dipastikan inclanator (kereta miring,red) tidak dapat digunakan pada pelaksanaan Asian Mountain Bike (AMB) di objek wisata Bukit Sulap. Pasalnya untuk pembangunan pondasi dan rel inclanator saja diperkirakan baru selesai pada Januari 2015, sedangkan AMB dilaksanakan pada 1-2 November nanti.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lubuklinggau, Nobel Nawawi melalui Kabid Cipta Karya, Ernaldi mengatakan pembangunan inclanator mulai dikerjakan sepanjang 300 meter.
"Sudah mulai untuk tahap awal, yakni tahap konstruksi. Pada tahap ini kita mengerjakan pondasi, dimana nantinya akan dibuat jalur keretanya," kata Ernaldi.
Tahap awal ini, dikatakan Ernaldi direncanakan akan selesai pada akhir Desember 2014 atau awal Januari 2015.
"Menurut jadwal pengerjaan konstruksinya hanya empat bulan, Insya Allah pengerjaannya sesuai jadwal," tambahnya.
Masih kata Ernaldi, pengerjaan inclanator akan dilanjutkan kembali tahap selanjutnya.
"Akan kita lanjutkan pada tahap pemasangan alat, namun itu dilakukan setelah pembangunan konstruksi selesai. Pengerjaan dilakukan secara bertahap," tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuklinggau, M Hidayat Zaini mengatakan AMB 2014 tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal di November, walaupun tidak ada inclanator. Karena pelaksanaan AMB merupakan agenda Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) pusat.
Dayat, sapaan akrab M Hidayat Zaini mengaku jika tidak ada inclanator sebagai sarana penunjang AMB. Salah satunya untuk mengangkat sepeda terpaksa secara manual.
Diakuinya, dengan belum adanya inclanator di Bukit Sulap pengaruhi nilai jual dari pelaksanaan perlombaan tingkat Asia tersebut.
“Memang belum adanya inclanator pengaruhi nilai jual AMB di Bukit Sulap. Dan akan terkesan sama dengan kegiatan di negara lain. Meski demikian kita akan tetap berusaha menyukseskan penyelenggaraan tingkat internasional itu,” ungkap Dayat.(01/12)


0 komentar:
Tulis komentar anda
Tell us what you're thinking... !