Jumlah Tunggakan Lebih dari 17.000 Keping - Linggau Pos | Jawa Pos Group
Berita Terbaru :
Home » » Jumlah Tunggakan Lebih dari 17.000 Keping

Jumlah Tunggakan Lebih dari 17.000 Keping

Diterbitkan Oleh Firmansyah Tanjung pada Kamis, 21 Agustus 2014 | 13.06



Foto : Dedek Saputra /Linggau Pos

TNKB  : Seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Urip Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, yang mengendarai motor tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Kamis (21/8).



Materi Pencetakan TNKB Sudah Ada


Lihat di sepanjang Jalan Yos Sudarso masih banyak motor tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Mengapa bisa demikian? Berikut laporannya.

Dedek Saputra, Dempo

    Banyaknya pengendara motor tidak menggunakan TNKB ternyata bukan karena tidak tertib dalam berlalu lintas. Tapi karena TNKB dari Kantor Samsat belum dicetak. Direncanakan pencetakan TNKB baru akan dimulai bulan depan.

    Seperti disampaikan Kapolres Lubuklinggau AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Kasat Lantas, AKP Novalina Tarihoran saat ditemui Rabu (20/8) di ruang kerjanya. Ia mengatakan materi atau peralatan untuk pencetakan TNKB sudah tersedia. Namun untuk pencetakan TNKB sendiri masih belum bisa dilakukan, karena pihaknya belum mendapatkan petunjuk untuk pencetakan TNKB.

"Kemungkinan bulan depan sudah bisa dan kita tinggal melengkapi berkas dan perintah cetak dari Polda Sumsel, baru kita cetak. Materinya sekarang ini sudah ada,” kata Novalina.

    Sampai saat ini, jumlah tunggakan TNKB di Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas sudah mencapai lebih dari 17.000 keping yang belum dicetak. Penyebabnya sejak enam bulan terakhir tidak ada pencetakan TNKB. Sehingga tunggakan jadi menumpuk.

    Ia mengakui sampai saat ini belum ada pencetakan TNKB, maka banyak dijumpai kendaraan tidak menggunakan TNKB asli dikeluarkan dari kepolisian. Namun mereka menggunakan TNKB tempahan.

    Terhadap hal ini, pihaknya memaklumi karena memang belum ada pencetakan TNKB asli. Asalkan surat menyurat kendaraan yang bersangkutan lengkap dan bisa ditunjukkan oleh pengemudinya saat diperiksa petugas.

    “Nanti kalau TNKB asli sudah bisa dicetak, maka harus digunakan sesuai dengan spesifikasi teknik berlaku. Atau TNKB sesuai ketentuan Polri tersebut. Nanti akan disosialisasikan kepada masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan TNKB tempahan sendiri. Agar mereka mengganti dengan TNKB dikeluarkan Polri sewaktu sudah dilakukan pencetakan nanti,” katanya.

    Novalina menambahkan dengan banyaknya tunggakan TNKB, maka untuk pencetakan nanti, pihaknya menambah karyawan cetak. Jika selama ini hanya ada dua orang karyawan yang bekerja mencetak TNKB, maka nanti ketika perintah mencetak sudah dikeluarkan, maka karyawan pencetakan akan ditambah, jadi enam orang.

    “Kalau peralatan di sini itu mampu mencetak TNKB sebanyak 1.000 set per hari,” beber Mantan Kanit Regiden ini.

    Sementara itu Peny (27) warga Kelurahan Marga Mulya mengaku tidak mau memakai TNKB tempahan, karena tidak ada lambang Satlantas Polrinya.

"Aku masih nunggu TNKB dari Samsat, kalo nempah cuma Rp 50 ribu tapi dak ado Cap Satlantas nyo," kata ibu muda ini.(*)
Share this article :

0 komentar:

Tulis komentar anda

Tell us what you're thinking... !

Sedang Membaca

PEMBACA SETIA

 
Linggau Pos Jl. Jend. SudirmanNo. 89Kel. Batu Urip Taba
Kontak Person (0733) 322349
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group | Media Online Wong Sumatera
Hak Cipta MurahNian Oleh : Edi Design