Pelayan RM Pindang Pegagan Tewas Lakalantas - Linggau Pos | Jawa Pos Group
Berita Terbaru :
Home » » Pelayan RM Pindang Pegagan Tewas Lakalantas

Pelayan RM Pindang Pegagan Tewas Lakalantas

Diterbitkan Oleh Unknown pada Kamis, 21 Agustus 2014 | 11.44

Menyebrang Jalan Ditabrak Pengendara


WATERVANG – Kewaspadaa berjalan kaki di Kota Lubuklinggau harus terus ditingkatkan. Dalam waktu satu bulan terakhir, sudah tiga orang tewas karena kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Kejadian terkini dialami Marya (23) pekerja di Rumah Makan (RM) Pindang Pegagan di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Saat diri hendak pulang dari Kelurahan Watervang menuju warung tempatnya bekerja, Rabu (20/8) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kejadian lakalantas terjadi di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Watervang, tepatnya di depan Kantor SMS Finance ditabrak motor Yamaha Mio nopol BG 6512 HY yang dikemudikan Wardi (40) warga Kelurahan Watas, Kecamatan Lubuklinggau Barat I dengan istrinya Idut (37) yang datang dari arah Simpang Periuk menuju pasar Kota Lubuklinggau.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), motor yang dikemudikan Wardi  tidak melihat korban yang menyeberang jalan. Sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Akibatnya Marya langsung terpental ke aspal jalan, dan mengakibatkan korban mengalami luka lecet pada jempol kaki kiri, bengkak pada dahi kiri dan kanan serta memar pada bagian dada.

Wardi merasa bertanggung jawab atas kejadian langsung membawa korban ke RSUD Siti Aisyah. Selanjutnya Marya langsung diberikan perawatan oleh pihak rumah sakit. Setelah itu Wardi dan Idut juga diberikan obat oleh perawat, karena menderita lecet kaki kiri dan pelipis kiri. Sedangkan Wardi mengalami lecet di tangan kiri dan mata kaki sebelah kiri.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover Christian Lumban Gaol didampingi Kasat Lantas, AKP Novalina Tarihoran melalui Bripka Hari Ardiansyah mengatakan bahwa pihaknya setelah mendapatkan kabar adanya lakalantas langsung berangkat ke TKP. Namun karena korban sudah dibawa ke RSUD Siti Aisyah, anggota Unit Laka ini langsung memeriksa korban.

"Kebetulan ketika kami sampai di Rumah Sakit, Wardi dan istrinya baru saja pulang sedangkan biaya perawatan korban semuanya ditanggung Wardi," kata Hari Ardiansyah kepada Linggau Pos, Kamis (21/8).

Ditambahkannya, setelah beberapa saat mendapatkan perawatan, nyawa Marya tidak dapat diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB.

"Karena korban meninggal dunia, maka kami langsung melakukan pencarian terhadap Wardi, namun sayangnya yang bersangkutan tidak ada di rumah, berikut barang bukti sepeda motor," jelas Hari.

Selesai dimandikan di rumah sakit, selanjutnya korban Marya langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit untuk dimakamkan.(04)
Share this article :

0 komentar:

Tulis komentar anda

Tell us what you're thinking... !

Sedang Membaca

PEMBACA SETIA

 
Linggau Pos Jl. Jend. SudirmanNo. 89Kel. Batu Urip Taba
Kontak Person (0733) 322349
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group | Media Online Wong Sumatera
Hak Cipta MurahNian Oleh : Edi Design